Tuesday, June 6, 2017

Manfaat Patikan Kebo


Selamat pagi sahabat andi rezpati, pada kesempatan kali ini saya membahas mengenai khasiat dari patikan kebo. Menurut beberapa penelitian, Patikan kerbau  terbukti mengandung beberapa senyawa yang memang sangat berguna untuk mengobati beberapa macam penyakit dan baik untuk kesehatan seperti: alkaloida, tanin, senyawa folifenol (seperti asam gallat), flavonoid quersitrin, ksanthorhamnin, asam-asam organik palmitat oleat dan asam lanolat. Di sisilain, patikan kerbau juga terdapat kandungan senyawa terpenoid eufosterol, tarakserol dan tarakseron serta kautshuk. Brikut ini adalah manfaat dari patikan kebo:

  • Patikan Kebo mengobati mata merah

Teteska getah tanaman Patikan Kebo pada mata yang merah 2 kali sehari hingga sembuh.


  • Patikan Kebo mengobati Disentri

Patikan Kebo 15-25 gr ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enau (bila berlendir), tambah air secukupnya lalu di tim kira-kira 15 menit. Lalu diminum.


  • Patikan Kebo mengobati bisul

Patikan Kebo segar 60 gr ditambah 120 gr tahu putih ditim 15 menit lalu dimakan.


  • Patikan Kebo mengobati Asma

1 genggam Patikan Kebo kering direbus dengan 2-3 gelas air hingga mendidih, saring dan diminum 2kali sehari 1/2 gelas pagi dan sore hari.


  • Patikan Kebo mengobati Batuk

20 gr daun segar Patikan Kebo direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit , setelah itu saring dan diminum sehari dua kali masing-masing setengah gelas.


  • Patikan Kebo mengobati kencing  tidak lancar

Tanaman segar Patikan Kebo tambahkan air secukupnya , direbus. Untuk diminum 2 kali sehari.

Sahabat andi rezpati, itu tadi adalah beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi tanaman patikan kebo, dan semoga artikel ini bisa menambah wawasan soban utuk pengatahuan dan juga semoga artikel ini bisa memberikan manfaat yang positif buat kita semua.

Manfaat Buah Pir Untuk Kesehatan


Selamat pagi sahabat andi rezpati, sebelumnya saya sudah membahas mengenai "Manfaat Buah Pir untuk Kecantik". Nah sekarang saya membahas juga manfaat buah pir namun untuk kesehatan, buah pir dipercaya mampu mencegah penyakit, Berikut ini adalah manfaat buah pir untuk kesehatan :


  • Masalah tenggorokan

Buah Pir mencegah masalah tenggorokan yang sering terjadi selama musim panas. Jadi sangat baik mengkonsumsi buah atau segelas jus pir setiap hari.


  • Peradangan

Buah Pir memiliki sifat anti inflamasi, yang bisa membantu mengurangi masalah peradangan seperti arthritis dan lainnya.

Mencegah kandung empedu, radang usus, radang sendi, dan gout
Buah Pir membantu mencegah masalah kandung empedu, radang usus, radang sendi dan asam urat jika dimakan secara teratur.


  • Menjaga kadar gula darah

Meskipun sedikit agak manis, namun buah pir memiliki indeks gliserin yang rendah dan tinggi serat, sehingga membantu mengendalikan kadar gula dalam darah dan mencegah diabetes.


  • Mencegah penyakit jantung

Manfaat serat yang banyak ditemukan dalam buah pir akan mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh kita, sehingga akan memberikan perlindungan bagi tubuh kita dari penyakit jantung. Makan-makanan yang kaya serat seperti buah pir bisa mengurangi risiko stroke hingga 50 %.


  • Mencegah kanker

Kandungan serat tinggi dalam buah pir akan mengikat sel-sel karsinogenik dan membuangnya keluar dari tubuh dan mencegah kanker usus besar. Satu buah pir setiap hari bisa menurunkan resiko kanker pay*dara hingga 34 % pada wanita setelah menopause.


  • Mencegah osteoporosis

Masalah tulang adalah kejadian yang sangat umum masa kini. Jadi dalam rangka untuk mempertahankan kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis, sangat penting untuk menjaga pH tubuh dan mencukupi asupan kalsium. pH tubuh bisa dipertahankan dengan jalan diet dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran setiap hari. Pir kaya akan boron, yang dapat mempermudah penyerapan kalsium oleh tubuh.

Sahabat andi rezpati itu tadi adalah beberapa manfaat dari buah pir yang dapat saya publikasikan di situs andi rezpati, semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca postingan ini dan juga bisa bisa menambah wawasan pengetahuan kita.

Manfaat Buah Pir Untuk Kecantikan


Selamat pagi sahabat andi rezpati pada postingan kali ini saya membahas mengenai manfaat buah pir untuk kecantikan. Buah pir mudah kita jumpai diberbagai pasar, buah ini memiliki rasa yang segar, dan manis sedikit keasaman, buah ini memiliki khasiat untuk kecantikan pada kulit. Berikut ini adalah khasiat buah pir untuk kecantikan:

  • Mengobati Kulit Berminyak

ika Anda memiliki kulit yang berminyak, buah pir bisa benar-benar bermanfaat bagi Anda. Anda cukup hanya menghancurkan buah pir dan mencampurkannya dengan madu. Gunakan pasta ini sebagai masker wajah tiga kali dalam seminggu sebagai masker wajah, sehinnga akan mengurangi seluruh sekresi kelenjar sebaceous yang ada di kulit Anda.


  • Scrub natural yang Efektif

Anda bisa dengan mudah menyingkirkan sel-sel kulit mati yang ada di lapisan permukaan kulit Anda dengan cara mencampurkan pir tumbuk kedalam paket wajah biasa, dan kelupaskan kulit Anda dengan itu. Ekstrak buah pir juga dapat digunakan untuk melembutkan kulit , karena akan mempercepat pergantian sel.


  • Pelembab kulit alami

Pir tidak hanya baik untuk kulit yang berminyak, tetapi juga baik untuk kulit yang kering dan bersisik. Buah ini mengandung humectants alami, yang membantu keseimbangan air – senyawa alami yang menjaga kelembaban kulit. Ekstrak buah per dan gunakan untuk pembuatan lotion pelembab. Asupan rutin jus buah pir juga bisa membuat kulit And halus.


  • Mencegah Kerusakan Kulit

Buah Pir tinggi sarat, yang juga berperan penting untuk menjaga kulit kita agar tetap halus dan lembut. Serat dalam Buah pir akan mengurangi kecepatan pembuangan gula ke dalam aliran darah, sehingga mencegah kerusakan kolagen(sejenis protein) pada kulit – yang bisa disebabkan karena seringnya lonjakan gula darah. Dengan demikian kita bisa mendapatkan kulit yang halus.


  • Perawatan Bibir

Pir juga sangat baik untuk bibir, karena adanya asam laktat didalam ekstraknya. Kandungan asam buah ini buah bisa menjaga sel-sel bibir tetap sehat dan terhidrasi lebih lama, sehingga bibir Anda menjadi lembut dan halus.

Demikian pembahsan mengenai manfaat buah pir untuk kecantikan yang dapat saya publikasian disitus andi rezpati, semoga artikel ini bisa menambah waasan kita tentang manfaat buah pir dan juga bisa memberikan motifasi untuk mengkonsumsi buah pir secara rutin.

Manfaat Berpacaran


Selamat pagi sahabat andi rezpati, pada postingan kali ini saya membahas mengenai manfaat berpacaran. Islam mengajarkan ta'aruf dengan saling mengenal, contohnya dengan saling mengobrol dan terbuka satu sama lain. Hingga pada saat yang tepat dan siap, segeralah kita melamar orang yang sudah lama dikasihi tersebut. Tidak seperti saat ini yang telah dilakukan kebanyakan orang pacaran, kemaksiatan menjadi hal biasa dan hal semacam itu dilakukan tanpa rasa malu lagi.Jika kita pikir, apa manfaatnya kita berpacaran? toh tidak ada gunanya dan hanya membuang-buang waktu, biaya, dan tenaga. 

Saat ini kita tahu sendiri bagaimana sebagian besar pemuda zaman sekarang ini, bahkan seumuran anak SD, SMP,SMA sudah mengenal apa itu Pacaran. Pacaran adalah hal yang tidak dibenarkan oleh agama islam, namun ada hal yang lebih mulia yang dinamakan Ta’aruf atau saling mengenal antara satu dan yang lainya. Jadi tidak ada kata pacaran dalam agama Islam.

Sebagian orang yang berpacaran pasti tidak jarang atau bisa dikatakan sering berduaan, berpegangan tangan, sampai melakukan perbuatan yang melewati batas. Coba dipikir, apa tidak malu ketika setiap hari 2 orang yang masih belum muhrim tersebut keluar berduaan, apalagi jika dengan banyak laki-laki yang berbeda atau bisa disebut Mantan. Apalagi jika orang yang dirasa tulus tersebut pada akhirnya tidak mau untuk ke melangkah ke jenjang yang lebih serius (menikah) dan hanya mau menjalani kesenangan.

Kalau kita tanyakan kepada orang yang sudah berpacaran, banyak dari mereka yang beranggapan bahwa dengan berpacaran dapat memberi semangat atau motivasi untuk selalu melakukan hal-hal yang positif. Dan kemungkaran dalam bentuk apakah yang mereka lakukan itu? Mari kita teliti lebih seksama tentang apa saja yang mayoritas dikerjakan oleh orang yang sedang berpacaran:

#1. saling memandang baik yang laki memandangi yang perempuan ataupun sebaliknya. Yang dilarang di sini dan memang sudah tidak ada keraguan lagi ialah melihat dengan menikmati (taladzdzudz) dan bersyahwat, karena ini merupakan pintu bahaya dan penyulut api. Sebab itu, ada ungkapan, “memandang merupakan pengantar perzinaan”. Sebagaimana yang dikatakan oleh Syauqi ihwal memandang yang dilarang ini, yakni:

“Memandang (berpandangan) lalu tersenyum, lantas mengucapkan salam, lalu bercakap-cakap, kemudian berjanji, akhirnya bertemu”.

Karena itu juga, Nabi saw. pernah memalingkan muka anak pamannya yang bernama al-Fadhl bin Abbas, dari melihat wanita khats’amiyah pada waktu haji, ketika beliau melihat al-Fadhl berlama-lama memandang wanita itu. Dalam suatu riwayat disebut bahwa al-Fadhl bertanya kepada Rasulullah saw. “Mengapa engkau memalingkan muka anak pamanmu?” Beliau saw. menjawab, “Saya melihat seorang pemuda dan seorang pemudi, maka saya tidak merasa aman akan gangguan setan terhadap mereka”.
Dan Allah SWT melarang semua perbuatan yang menghantarkan kepada prbuatan zina. Allah berfirman, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”.(Al-Isra’ : 32)
Apabila seorang wanita melihat laki-laki lantas timbul hasrat kewanitaannya, hendaklah ia menundukkan pandangannya. Janganlah ia terus memandangnya, demi menjauhi timbulnya fitnah, dan -bahaya itu akan bertambah bertambah besar lagi bila si laki-laki juga memandangnya dengan rasa cinta dan syahwat. Pandangan seperti inilah yang dinamakan dengan “pengantar zina” dan yang disifati sebagai “panah iblis yang beracun”, dan ini pula yang dikatakan oleh panyair :

كل الحوادث مبدأها من النظر #
 ومعظم النار من مستصغر الشرر
 Artinya: “Semua peristiwa (perzinaan) itu bermula dari memandang. Dan api yang besar itu berasal dari percikan api yang kecil
Dan jika kegiatan atau pekerjaan yang sedang Anda lakukan menuntut untuk melihat wanita tentunya selain perihal pacaran tadi, maka lakukanlah ketika darurat saja. Hendaknya anda bertakwa kepada Allah yang senantiasa mengawasimu. Apakah anda ridha orang lain melihat istri anda (misalnya), seperti pandangan anda terhadap istri orang lain.

#2. Yang sering kita temui adalah jalan berduaan ataupun dalam istilah anak muda sekarang biasa disebut “ngedate”. Hal ini sangat bertentangan sekali dengan sabda Rasulullah saw, “Seorang pria dan wanita tidak boleh berduaan, kecuali disertai mahramnya”.Karena jika tidak demikian bisa menimbulkan fitnah di antara mereka berdua. Dan hal ini diperkuat lagi dengan hadist Rasulullah saw. yang berbunyi,

ماخلا رجل بإمرأة إلا كان الشيطان ثلثهما 
Artinya: “Tidaklah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita melainkan setanlah yang menjadi orang ketiga di antara mereka”.

#3. Berbicara dengan pujaan  hati selama belum ada ikatan yang menjadikannya halal. Dalam Al-Qur’an disebutkan :
“Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita lain, jika kamu bertakwa. Maka, janganlah kamu tunduk (berlemah-lembut) dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik”.
(Al-Ahzab : 32)
Memang tidak dilarang berbicara dengan orang lain, seperti menjawab salam dan kepentingan lainnya, tapi yang dilarang hanyalah berbicara dengan sikap khudu’,yaitu berbicara lembut dan berlebihan atau tidak secukupnya. Sehingga, dapat mengundang syahwat setan kepada orang-orang yang tunduk pada godaan keduniaan.

Tapi ini bukan berarti wanita dibolehkan berbicara bebas tanpa batas dengan laki-laki mana pun yang ia jumpai. Juga bukan sebagai legitimasi buat laki-laki yang sering berbicara tiap hari dengan wanita yang ia sukai. Karena hati nurani dan perasaan suci tiap wanita dan laki-laki yang sehat pasti akan menolaknya. Apalagi, syariat Islam yang telah jelas mengingkarinya.

Sahabat andi rezpati dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa berpacaran tidak ada dampak positif yang ditimbulkan, melainkan dampak negatif yang tidak kita terpikirkan sebelumnya.

Pacaran Menurut Islam


Sahabat andi rezpati, pada postingan ini saya membahas mengenai pacaran menurut Agama Islam. Islam udah ngasih aturan yang jelas, harusnya kita bisa menerima Islam dengan sepenuh pikiran dan perasaan, bukan cuma sebatas ritualnya aja atau dijadikan formalitas aja sobat andi rezpati, Aturannya menyangkut semua hal, mulai dari aturan Negara sampai aturan bermasyarakat. Bener nih, ada yang rajin Ngaji, sholat juga gak ketinggalan tapi maksiat tetep jalan hadduch STMJ (sholat terus maksiat jalan). Dan soal malming wajib hadir kerumah pacar, niat ngapel sambil pamit sama ortu si pacar, mau ngajak jalan-jalan cari udara segar, intinya supaya bisa berdua aja.

Aturan pergaulan dalam Islam
Allah berfirman :
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” 
(Al-Isra: 32).
Memegang bukan cuma deketinnya saja yang tidak boleh, tapi mendekati saja sudah dilarang apalagi lebih dari itu. Pacaran identik dengan berkumpul antara lawan jenis, Istilahnya berkhalwat dengan yang bukan mahrammnya, dalam Islam itukan diharamkan karena bisa menjerumus kedalam kemaksiatan dan yang lebih parah berzina.
“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ….’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya…’.” 
(An-Nur: 30–31).
Menundukkan pandangan adalah menjaga pandangan, tidak dilepas gitu aja tanpa kendali sehingga dapat menelan merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan bisa dibilang terpelihara jika secara tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian menahan untuk tidak berusaha melihat mengulangi melihat lagi atau mengamat-amati kecantikannya atau kegantengannya.

Ath-Thabarani meriwayatkan, Nabi saw. bersabda yang artinya, 
“Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita malainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan, seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya.”

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, 
“Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah).

Yang terendah adalah zina hati dengan bernikmat-nikmat karena getaran jiwa yang dekat dengannya, zina mata dengan merasakan sedap memandangnya dan lebih jauh terjerumus ke zina badan dengan, saling bersentuhan, berpegangan, berpelukan, berciuman, dan seterusnya hingga terjadilah persetubuhan.

Dalam Islam tidak ada Istilah pacaran, karena pada dasarnya aturan pergaulan dalam Islam adalah itfishol / “terpisah” dalam arti begini : 
Laki-laki atau Perempuan hanya bergaul akrab dengan sejenisnya atau para mahrom. Berhubungan dengan lawan jenis hanya masalah Mu’amalah (bisnis, seperti dipasar antara penjual dan pembeli), Pendidikan (sperti antar dosen sama mahasiswanya) en Masalah kesehatan. Yang semuanya harus tetap sayr’i.
Qs. Annur, 27-28 :
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.

Jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, Maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja)lah, Maka hendaklah kamu kembali. itu bersih bagimu dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Tempat / kondisi :

  • Tempat yang kita tidak memerlukan izin pada saat masuk/melihat (contoh :lapangan, Rumah Sakit, Pasar, dll)
  • Tempat khusus (tempat yang jika kita ingin masuk atau melihat maka diwajibkan untuk meminta izin, contoh ; kamar mandi rumah, mobil pribadi, ruangan pribadi)

Yang harus diperhatikan dalam pergaulan :

  1. Ij’tima : berkumpul, tidak ada interaksi
  2. A’laqoh : interaksi, tidak berkumpul. Contoh telp/sms
  3. Ij’tilat : berkumpul& beriteraksi, hanya masalah mu’amalat, pendidikan, kesehatan

Pacaran gk cuma mereka yang masih bujangan dan gadis, tapi dari usia akil balig sampai kakek nenek bisa berbuat seperti yang diancam oleh hukuman Allah. Hanya saja, yang umum kelihatan melakukan pacaran adalah para remaja.

Namun, bukan berarti tidak ada solusi dalam Islam untuk berhubungan dengan nonmahram. Dalam Islam hubungan nonmahram ini diakomodasi dalam lembaga perkawinan melalui sistem khitbah/lamaran dan pernikahan.
“Hai golongan pemuda, siapa di antara kamu yang mampu untuk menikah, maka hendaklah ia menikah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih memelihara kemaluan. Tetapi, siapa yang tidak mampu menikah, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat mengurangi syahwat.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan Darami).
Selain hal tersebut di atas, baik itu hubungan teman, pergaulan laki-laki perempuan tanpa perasaan, ataupun hubungan profesional, ataupun pacaran, ataupun pergaulan guru dan murid, bahkan pergaulan antar-tetangga yang melanggar aturan di atas adalah haram, meskipun Islam tidak mengingkari adanya rasa suka atau bahkan cinta. Sahabat andi rezpati, bahkan diperbolehkan suka kepada laki-laki/perempuan yang bukan mahram, tetapi kalian diharamkan mengadakan hubungan terbuka dengan nonmahram tanpa mematuhi aturan di atas. Kalau masih pengin juga, kalian harus ditemani kakak laki-laki ataupun mahram laki-laki kalian dan kalian harus berhijab dan berjilbab agar memenuhi aturan yang telah ditetapkan Islam. Cukup sampai disini dulu ya sahabat andi rezpati bila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf dan semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kita semuanya.

Monday, June 5, 2017

Manfaat Belimbing Wuluh


Sahabat andi rezpati, seringkali kita mengabaikan beberapa makanan atau buah yang raanya tidak dienak bagi kita, salah satunya adalah belimbing wuluh. Belimbing wuluh memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan manusia. Apa manfaat belimbing wuluh bagi kesehatan? dan Apa khasiat belimbing wuluh kecantikan. Bagi sahabatku yang menginginkan manfat dari belimbing wuluh bisa mengkonsumsi buah belimbing wuluh ini dan tentunya tidak dikonsumsi secara langsung karena rasanya yang sangat asam. Avverhoa bilimbi atau yang biasa disebut belimbing wuluh ini berasal dari benua Amerika, namun sebagia orang mengatakan juga berasal dari Kepulauan Maluku. Belimbing wuluh ini sering sekali diolah sebagai campuran bahan masakan seperti garang asam, dan beberapa masakan sedap lainnya.

  • Manfaat Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan

  1. Mengobati sariawan.
  2. Sebagai obat gondongan.
  3. Obat penyakit darah tinggi.
  4. Mengobati penyakit rematik.
  5. Mampu mengobati sakit gigi.
  6. Mengobati batuk secara alami, yaitu dengan meminum perasan dari air belimbing wuluh.
  7. Mampu mengobati penyakit diabetes, yaitu dengan menghaluskan 6 buah belimbing wuluh kemudian direbus dengan segelas air putih hinggi separuhnya. Saring air hasil rebusan tersebut dan minum dua kali sehari.

  • Manfaat Belimbing Wuluh Untuk Kecantikan

Selain manfaat belimbing wuluh untuk kesehatan, belimbing wuluh juga sangat bermanfaat untuk kecantikan, yaitu :
  1. Sebagai obat jerawat. 
  2. Meronakan Warna Bibir.
  3. Memutihkan Kulit Wajah.
  4. Mengangkat Sel Kulit Mati
  5. Mengecilkan Pori-Pori kulit.
  6. Menghaluskan kulit dan mencerahkan kulit kit secara alami.

Sahabat andi rezpati, Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi belimbing wuluh ini. Untuk itu, sangat disarankan sekali mengkonsumsi belimbing wuluh ini setiap hari walupun sebagai campuran bahan masakan, terutama bagi yang menderita beberapa penyakit yang sudah disebutkan di atas. Namun mengkonsumsi bush belimbing ini jangan sampai berlebihan ya sobat andi rezpati agar tidak menimbulkan dampak buruk buat kesehatan kita.

Termokima


Selamat malam sahabat andi rezpati, pada postingan ini saya membahas mengenai termokimia. Termokimia ialah cabang kimia yang berhubungan dengan hubungan timbal balik panas dengan reaksi kimia atau dengan perubahan keadaan fisika. Secara umum, termokimia ialah penerapan termodinamika untuk kimia. Termokimia ialah sinonim dari termodinamika kimia.

Standar Kompetensi
Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia

Kompetensi Dasar 
  1. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi
  2. Menentukan perubahan entalpi reaksi
  3. Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar
Indikator
  1. Menyebutkan pengetian sistem dan lngkungan
  2. Mengidentifikasi sistem ke dalam sistem tertutup, sistem terbuka dan sistem terisolasi
  3. Menyatakan  reaksi kimia dikelompokkan menjadi reaksi eksoterm dan endoterm berdasarkan panas yang dihasilkannya
  4. Menjelaskan pengertian entalpi (H) sebagai jumlah kalor yang masuk atau keluar dari sistem pada tekanan tetap
  5. Menjelaskan pengertian perubahan entalpi (ΔH)
  6. Menghitung perubahan entalpi reaksi sebagai selisih entalpi produk dan reaktan.
  7. Menentukan besarnya perubahan entalpi reaksi
  8. Menjelaskan pengetian kalor pembakaran sebagai kalor yang dilepaskan jika 1 mol bahan bakar dibakar
  9. Menghitung kalor pembakaran berbagai bahan bakar
  • PENGERTIAN TERMOKIMIA
Bagian dari ilmu kimia yang mempelajari perubahan kalor atau panas suatu zat yang menyertai suatu reaksi atau proses kimia dan fisika disebut termokimia. Secara operasional termokimia berkaitan dengan pengukuran dan pernafsiran perubahan kalor yang menyertai reaksi kimia, perubahan keadaan, dan pembentukan larutan.
Termokimia merupakan pengetahuan dasar yang perlu diberikan atau yang dapat diperoleh dari reaksi-reaksi kimia, tetapi juga perlu sebagai pengetahuan dasar untuk pengkajian teori ikatan kimia dan struktur kimia. Fokus bahasan dalam termokimia adalah tentang jumlah kalor yang dapat dihasilkan oleh sejumlah tertentu pereaksi serta cara pengukuran kalor reaksi.
Supaya lebih mudah memahami energi yang menyertai perubahan suatu zat, maka perlu dijawab beberapa pertanyaan berikut ini:
  1. Energi apa yang dimiliki oleh suatu zat?
  2. Hukum apa yang berlaku untuk energi suatu zat?
  3. Bagaimana menentukan jumlah energi yang menyertai suatu reaksi?
  4. Bagaimana energi suatu zat dapat diukur?
  5. Bagaimana kaitan antara energi yang dibebaskan atau diserap pada perubahan kimia dengan ikatan kimia?

Termokimia merupakan penerapan hukum pertama termodinamika terhadap peristiwa kimia yang membahas tentang kalor yang menyertai reaksi kimia.
Untuk memahami termokimia perlu dibahas tentang:
  1. Sistem, lingkungan, dan alam semesta.
  2. Energi yang dimiliki setiap zat.
  3. Hukum kekekalan energi.


  •  SISTEM, LINGKUNGAN, DAN ALAM SEMESTA
Jika sepotong pita magnesium kita masukkan ke dalam larutan asam klorida, maka pita magnesium akan segera larut atau bereaksi dengan HCl disertai pelepasan kalor yang menyebabkan gelas kimia beserta isinya menjadi panas. Campuran pita magnesium dan larutan HCl itu kita sebut sebagai Sistem. Sedangkan gelas kimia serta udara sekitarnya kita sebut sebagai Lingkungan. Jadi, sistem adalah bagian dari alam semesta yang sedang menjadi pusat perhatian. Bagian lain dari alam semesta yang berinteraksi dengan sistem kita sebut lingkungan.

Pada umumnya sebuah sistem jauh lebih kecil dari lingkungannya. Di alam ini terjadi banyak kejadian atau perubahan sehingga alam mengandung sistem dalam jumlah tak hingga, ada yang berukuran besar (seperti tata surya), berukuran kecil (seorang manusia dan sebuah mesin), dan berukuran kecil sekali (seperti sebuah sel dan satu atom). Akibatnya, satu sistem kecil dapat berada dalam sistem besar, atau satu sistem merupakan lingkungan bagi sistem yang lain. Akan tetapi bila sebuah sistem dijumlahkan dengan lingkungannya, akan sama besarnya dengan sebuah sistem lain dijumlahkan dengan lingkungannya, yang disebut alam semesta. Alam semesta adalah sistem ditambah lingkungannya  Oleh sebab itu, alam semesta hanya ada satu, tiada duanya.

Interaksi antara sistem dan lingkungan dapat berupa pertukaran materi dan atau pertukaran energi. Berkaitan dengan itu maka sistem dibedakan menjadi tiga , yaitu sistem terbuka, sistem tertutup, dan sistem terisolasi.

Sistem dikatakan terbuka jika antara sistem dan lingkungan dapat mengalami pertukaran materi dan energi. Pertukaran materi artinya ada hasil reaksi yang dapat meninggalkan sistem (wadah reaksi), misalnya gas, atau ada sesuatu dari lingkungan yang dapat memasuki sistem.

Sistem pada gambar 1 tergolong sistem terbuka. Selanjutnya sistem dikatakan tertutup jika antara sistem dan lingkungan tidak dapat terjadi pertukaran materi, tetapi dapat terjadi pertukaran energi. Pada sistem terisolasi, tidak terjadi pertukaran materi maupun energy dengan lingkungannnya.

Pertukaran energi antara sistem dan lingkungan dapat berupa kalor (q) atau bentuk-bentuk energi lainnya yang secara kolektif kita sebut kerja (w). Adanya pertukaran energi tersebut akan mengubah jumlah energi yang terkandung dalam sistem. Kerja adalah suatu bentuk pertukaran energi antara sistem dan lingkungan di luar kalor.

  • ENTALPI DAN PERUBAHAN ENTALPI
Setiap sistem atau zat mempunyai energi yang tersimpan didalamnya. Energi potensial berkaitan dengan wujud zat, volume, dan tekanan. Energi kinetik ditimbulkan karena atom – atom dan molekulmolekul dalam zat bergerak secara acak. Jumlah total dari semua bentuk energi itu disebut entalpi (H) . Entalpi akan tetap konstan selama tidak ada energi yang masuk atau keluar dari zat.

Misalnya entalpi untuk air dapat ditulis H H20 (l) dan untuk es ditulis H H20 (s).

Perhatikan lampu spiritus, jumlah panas atau energi yang dikandung oleh spiritus pada tekanan tetap disebut entalpi spiritus. Entalpi tergolong sifat eksternal, yakni sifat yang bergantung pada jumlah mol zat. Bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batubara mempunyai isi panas atau entalpi.

Entalpi (H) suatu zat ditentukan oleh jumlah energi dan semua bentuk energi yang dimiliki zat yang jumlahnya tidak dapat diukur. Perubahan kalor atau entalpi yang terjadi selama proses penerimaan atau pelepasan kalor dinyatakan dengan “ perubahan entalpi (ΔH)
“ . Misalnya pada perubahan es menjadi air, maka dapat ditulis sebagai berikut:

ΔH = H H20 (l) - H H20 (s)   

Marilah kita amati reaksi pembakaran bensin di dalam mesin motor. Sebagian energi kimia yang dikandung bensin, ketika bensin terbakar, diubah menjadi energi panas dan energi mekanik untuk menggerakkan motor.

Demikian juga pada mekanisme kerja sel aki. Pada saat sel aki bekerja, energi kimia diubah menjadi energi listrik, energi panas yang dipakai untuk membakar bensin dan reaksi pembakaran bensin menghasilkan gas, menggerakkan piston sehingga menggerakkan roda motor.

Harga entalpi zat sebenarnya tidak dapat ditentukan atau diukur. Tetapi ΔH dapat ditentukan dengan cara mengukur jumlah kalor yang diserap sistem. Misalnya pada perubahan es menjadi air, yaitu 89 kalori/gram. Pada perubahan es menjadi air, H adalah positif, karena entalpi hasil perubahan, entalpi air lebih besar dari pada entalpi es.
Termokimia merupakan bagian dari ilmu kimia yang mempelajari perubahan entalpi yang menyertai suatu reaksi. Pada perubahan kimia selalu terjadi perubahan entalpi. Besarnya perubahan entalpi adalah sama besar dengan selisih antara entalpi hasil reaksi dan jumlah entalpi pereaksi.
Contoh :
A     +     B     →    C     +     D
Reaktan (pereaksi) Produk (hasil reaksi)

Δ H = H Produk - H Reaktan

Pada reaksi endoterm, entalpi sesudah reaksi menjadi lebih besar, sehingga DH positif. Sedangkan pada reaksi eksoterm, entalpi sesudah reaksi menjadi lebih kecil, sehingga ΔH negatif. Perubahan entalpi pada suatu reaksi disebut kalor reaksi. Kalor reaksi untuk reaksi-reaksi yang khas disebut dengan nama yang khas pula, misalnya kalor pembentukan,kalor penguraian, kalor pembakaran, kalor pelarutan dan sebagainya.

  • PENGERTIAN REAKSI EKSOTERM DAN ENDOTERM
Perubahan entalpi (ΔH) positif menunjukkan bahwa dalam perubahan terdapat penyerapan kalor atau pelepasan kalor.Reaksi kimia yang melepaskan atau mengeluarkan kalor disebut reaksi eksoterm, sedangkan reaksi kimia yang menyerap kalor disebut reaksi endoterm.

Pada reaksi endoterm, sistem menyerap energi. Oleh karena itu, entalpi sistem akan bertambah. Artinya entalpi produk (Hp) lebih besar daripada entalpi pereaksi (Hr). Akibatnya, perubahan entalpi, merupakan selisih antara entalpi produk dengan entalpi pereaksi (Hp – Hr) bertanda positif.
Sehingga perubahan entalpi untuk reaksi endoterm dapat dinyatakan:

ΔH = Hp – Hr > 0

 Sebaliknya, pada reaksi eksoterm , sistem membebaskan energi, sehingga entalpi sistem akan berkurang, artinya entalpi produk lebih kecil daripada entalpi pereaksi. Oleh karena itu , perubahan entalpinya bertanda negatif. Sehingga p dapat dinyatakan sebagai berikut:
ΔH = Hp – Hr < 0

Perbedaan reaksi endoterm dan reaksi eksoterm

Reaksi Endoterm
Reaksi Eksoterm
Energi berpindah dari lingkungan ke sistemEnergi Berpindah dari sistem ke lingkungan
Sistem menyerap/menerima kalorSistem melepas kalor
ΔH = +ΔH = –
Hp  > HrHp  <  Hr

Perubahan entalpi yang diukur pada keadaan standar (25 0C /298 K, 1 atm) disebut perubahan entalpi standar (ΔH0). Kalor reaksi yang tidak diukur dalam keadaan standar ditulis ΔH saja.

  • PERSAMAAN TERMOKIMIA
Persamaan reaksi yang mengikutsertakan perubahan entalpinya disebut persamaan termokimia. Nilai ΔH yang dituliskan pada persamaan termokimia disesuaikan dengan stokiometri reaksi. Artinya jumlah mol zat yang terlibat dalam reaksi sama dengan koefisien reaksinya.
Oleh karena entalpi reaksi juga bergantung pada wujud zat harus dinyatakan, yaitu dengan membubuhkan indeks s untuk zatm padat , l untuk zat cair, dan g untuk zat gas.

Perhatikan contoh berikut .
Pembentukan 1 mol gas sulfur trioksida dari gas sulfur dioksida dan gas oksigen dibebaskan kalor 190 KJ (Kata “dibebaskan“ menyatakan bahwa reaksi tergolong eksoterm).

Maka persamaan termokimianya adalah:

SO2 (g) + ½ O2 (g)  → SO3  (g)    ΔH = –190 KJ
2SO2 (g) +   O2 (g)  → 2SO3  (g)   ΔH = –380 KJ

(karena koefisien reaksi dikali dua, maka harga ΔHjuga harus dikali dua).



  • SATUAN ENERGI
Kalori (kal), kilokalori (kkal), Joule (J), Kilojoule (KJ)

JENIS-JENIS KALOR REAKSI atau ΔH REAKSI1.     Kalor Pembentukan Standar (ΔHf0)
Kalor pembentukan standar adalah kalor yang dilepaskan atau diserap pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya pada keadaan standar.
Contoh : kalor pembentukan karbon dioksida adalah –394 KJ/mol
C (s) + O2 (g)  → CO2 (g)   ΔHf0 = – 394 KJ/mol

Kalor Penguraian Standar (ΔHd0)
Kalor penguraian standar adalah kalor yang dilepaskan atau diserap untuk menguraikan 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya pada keadaan standar.
Contoh : kalor penguraian gas amoniak = +92 KJ/mol
NH3 (g)    →   H2 (g) + 3/2 N2 (g)   ΔHd0 =+92 KJ

Kalor Pembakaran Standar (ΔHc0)
Kalor pembakaran standar adalah jumlah kalor yang dilepaskan atau diserap pada pembakaran 1 mol unsur atau senyawa pada keadaan standar.
Contoh : kalor pembakaran etanol = –1380 KJ/mol
C2H5OH (g)  + 3O2(g)  → 2CO2 (g)  + 3H2O (g)   ΔHc0 = –1380 KJ

Kalor Pelarutan Standar (ΔHs0)
Kalor pelarutan standar adalah jumlah kalor yang dilepaskan atau diserap pada pelarutan 1 mol zat menjadi larutan encer pada keadaan standar.
Contoh : kalor pelarutan natrium karbonat (Na2CO3) = –23 KJ/mol
Na2CO3 (s) + nH2O (l) → Na2CO3 (aq)    ΔHs0 = –23 KJ

Kalor Penetralan Standar (ΔHpenetralan) 
Kalor penetralan standar adalah kalor yang dibebaskan atau diserap pda penetraln asam atau basa yang mengfhasilkan 1 mol air.
Contoh : kalor penetralan asam atau basa menjadi air adalah –57,3 KJ/mol
H+ (aq)  + OH–  (aq) → H2O (l)    ΔHpenetralan =  – 57,3 KJ


  • MENENTUKAN HARGA  ΔH REAKSI

MENENTUKAN HARGA  ΔH REAKSI DENGAN MENGGUNAKAN PERCOBAAN
Menghitung harga perubahan entalpi dengan menggunakan percobaan adalah dengan mengolah data yang dihasilkan dari panas reaksi dari suatu reaksi kimia. Reaksi tersebut dapat diamati perubahan temperaturnya dengan menggunakankalorimeter.
Dengan kalorimeter dapat diukur jumlah kalor yang dilepas atau diserap pada reaksi kimia.Pada reaksi dalam larutan, kalor yang diserap atau dilepaskan oleh larutan dapat dihitung dengan rumus berikut :

   q  =  m × c × Δt
 dimana: q = jumlah kalor (dalam joule)
               m = massa zat (dalam gram)
              Δt = perubahan suhu (t akhir – t awal)
               c = kalor jenis
Harga kalor reaksi : ΔH= – q

Contoh:
Suatu campuran reaksi eksoterm dimasukkan kedalam kalorimeter yang berisi 100 gram air , akibat reaksi tersebut suhu naik dari 250C menjadi 1000C. Tentukan kalor reaksi yang dilepas (Kalor jenis air = 4. 18 J g-1 K-1)

Jawab:
q  = m × c  × Δt
    = 100 g x 4,18 J g-1 K-1  x (100 – 25) K
    = 31. 350 J = 31,35 KJ

ΔH = – q
ΔH = –31,35 KJ

MENENTUKAN HARGA  ΔH BERDASARKAN HUKUM HESS (HUKUM PENJUMLAHAN KALOR)
Banyak reaksi yang dapat berlangsung secara bertahap. Misalnya pembakaran karbon atau grafit. Jika karbon dibakar dengan oksigen berlebihan terbentuk karbon dioksida menurut persamaan reaksi:
C(s) + O2 (g)  → CO2 (g)   ΔH = - 394 kJ

Reaksi diatas dapat berlangsung melalui dua tahap. Mula-mula karbon dibakar dengan oksigen yang terbatas sehingga membentuk karbon monoksida. Selanjutnya, karbon monoksida itu dibakar lagi untuk membentuk karbon dioksida. Persamaan termokimia untuk kedua reaksi tersebut adalah:

C(s) + ½ O2 (g) →CO (g)          ΔH = - 111 kJ
CO (g) + ½ O2 (g) →CO2 (g)    ΔH = - 283 kJ
Jika kedua tahap diatas dijumlahkan, maka diperoleh:
C(s) + ½ O2 (g) → CO (g)        ΔH = - 111 kJ
CO (g) + ½ O2 (g)  →CO2 (g)  ΔH = - 283 kJ
------------------------------------------------------------------------- +
C(s) + O2 (g) → CO2 (g)           ΔH = - 394 kJ



Contoh 1 :
Tentukan ΔH dari reaksi : S (g) + O2 (g ) → SO3(g)
Bila diketahui :
S (g) + O2 (g ) →  SO2(g)          ΔH = –297 KJ/mol
SO3 (g) → SO2(g) + ½ O2 (g)    ΔH = –99 KJ/mol
JAWAB :
S (g) + 3/2 O2 (g )→SO3(g)   ΔH = ?
 S (g) + O2 (g ) →  SO2(g)          ΔH = –297 KJ/mol
SO2(g) + ½ O2 (g)  →  SO3 (g)  ΔH = +99 KJ/mol
------------------------------------------------------------------------- +
S (g) + 3/2 O2 (g )→ SO3(g)     ΔH = – 198 KJ/mol
Contoh 2 :
C (s)  + O2 (g)     → CO2   (g)                          ΔH = –94 kkal
2H2 (g) + O2 (g)  →  2H2O (g)                         ΔH = –136 kkal
4C (s)  + 4H2 (g) +O2 (g) →C3H7COOH (aq) ΔH = –125 kkal
Hitung ΔH reaksi :
C3H7COOH (aq) + 5O2 (g)   → 4CO2 + 4H2O (g)
 JAWAB :
C3H7COOH (aq) → 4C (s)  + 4H2 (g) +O2 (g)       ΔH = +125 kkal
4C (s)  + 4O2 (g)     → 4CO2   (g)                          ΔH = –136 kkal
4H2 (g) + 2O2 (g)  →  4H2O (g)                              ΔH = –272 kkal
-------------------------------------------------------------------------------- +
C3H7COOH (aq) + 5O2 (g)   → 4CO2 + 4H2O (g)  ΔH = –523 kkal

MENENTUKAN HARGA  ΔH BERDASARKAN ENTALPI PEMBENTUKAN
Kalor suatu reaksi dapat juga ditentukan dari data entalpi pembentukan zat pereaksi dan produknya. Dalam hal ini, zat pereaksi dianggap terlebih dahulu terurai menjadi unsur-unsurnya, kemudian unsur-unsur itu bereaksi membentuk zat produk.
Secara umum untuk reaksi:

   p A   +   q B  →   r C  +  s D
(reaktan)          (produk)

ΔH reaksi =  ΣΔHf0 produk –  ΣΔHf 0reaktan
 Maka ΔH dari reaksi diatas :
ΔH = {rΔHf0 C + s ΔHf0 D} – {pΔHf0 A + qΔHf0B}
Contoh :
Diketahui ΔHf0 C2H6 = –84 KJ/mol
                 ΔHf0 CO2  = –394 KJ/mol
                 ΔHfH2O  = –286 KJ/mol
Tentukan ΔH pembakaran standar C2H6
Jawab: (Pembakaran) ditambahkan O2
C2H6 + 7/2 O2 → 2 CO+ 3 H2O
ΔH reaksi = S ΔHf0 produk – S ΔHf 0reaktan
ΔH reaksi = {(2×–394)+(3×–286)} – {–84}
                 = {–788+–856} + 84
                 = –1646 + 84
                 = –1562 KJ

MENENTUKAN HARGA  ΔH BERDASARKAN ENERGI IKATAN
Energi ikatan didefinisikan sebagai energi yang diperlukan untuk memutuskan 1 mol ikatan dari suatu molekul dalam wujud gas. Energi ikatan dinyatakan dalam kilojoule per mol (kJ mol -1 )Energi berbagai ikatan diberikan pada tabel 1
ΔH reaksi = Σ Energi pemutusan ikatan – Σ Energi pembentukan ikatan

Contoh :
Jika diketahui energi ikatan :
C = C : 146 kkal/mol
H – H : 104 kkal/mol
C – C : 85  kkal/ mol
C – H : 99 kkal/mol
Tentukan DH reaksi dari reaksi berikut :
C2H4   +   H2   →  C2H6

Jawab:

Σ Energi pemutusan, C = C : 1 x 146 = 146 kkal/mol
                                   C – H : 4 x 99   = 396 kkal/mol
                                   H – H : 1 x 104 = 104 kkal/mol +
                                                                 646 kkal/mol
Σ Energi pembentukan, C – C : 1 x 85  = 85 kkal/ mol
                                       C – H : 6 x 99 = 594 kkal/mol +
                                                                   679 kkal/mol
ΔH reaksi = 646 – 679
= -33 kkal

 BERBAGAI ENTALPI MOLAR LAIN
Selain entalpi molar yang telah dibahas, masih terdapat berbagai entalpi molar lain, seperti penetralan, entalpi peleburan, entalpi penguapan , entalpi pelarutan, dan entalpi pengatoman. Masing – masing dihitung berdasarkan kuantitas per mol. Semua entalpi molar dinyatakan dalam kJ mol -1.

Reaksi kimia yang umum digunakan untuk menghasilkan energy adalah pembakaran, yaitu suatu reaksi cepat antara bahan bakar denga oksigen yang disertai terjadinya api. Bahan bakar utama dewasa ini adalah bahan bakar fosil, yaitu gas alam, minyak bumi, dan batu bara.

Bahan bakar fosil itu berasal dari pelapukan sisa organisme, baik tumbuhan atau hewan. Pembentukan bahan bakar fosil ini memerlukan waktu ribuan sampai jutaan tahun. Bahan bakar fosil terutama terdiri atas senyawa hidrokarbon, yaitu senyawa yang hanya terdiri atas karbon dan hidrogen. Gas alam terdiri atas alkana suku rendah terutama metana dan sedikit etana,propana, dan butana. Seluruh senyawa itu merupakan gas yang tidak berbau. Oleh karena itu, kedalam gas alam ditambahkan suatu zat yang berbau tidak sedap, yaitu merkaptan, sehingga dapat diketahui jika ada kebocoran. Gas alam dari beberapa sumber mengandung H2S, suatu kontaminan yang harus disingkirkan sebelum gas digunakan sebagai bahan bakar karena dapat mencemari udara. Beberapa sumur gas juga mengandung helium.

Minyak bumi adalah cairan yang mengandung ratusan macam senyawa, terutama alkana, dari metana hingga yang memiliki atom karbon mencapai lima puluhan. Dari minyak bumi diperoleh bahan bakar LPG (Liquified Petroleum gas), bensin, minyak tanah, kerosin, solar dan lain-lain. Pemisahan komponen minyak bumi itu dillakukan dengan destilasi bertingkat. Adapun batu bara adalah bahan bakar padat, yang terutama, terdiri atas hidrokarbon suku tinggi. Batu bara dan minyak bumi juga mengandung senyawa dari oksigen, nitrogen, dan belerang.

Bahan bakar fosil, terutama minyak bumi, telah digunakan dengan laju yang jauh lebih cepat dari pada proses pembentukannya. Oleh karena itu, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan segera habis. Untuk menghemat penggunaan minyak bumi dan untuk mempersiapkan bahan bakar pengganti, telah dikembangkan berbagai bahan bakar lain, misalnya gas sintesis (sin-gas) dan hidrogen.

Gas sintetis diperoleh dari gasifikasi batubara. Batu bara merupakan bahan bakar fosil yang paling melimpah, yaitu sekitar 90 % dari cadangan bahan bakar fosil. Akan tetapi penggunaan bahan bakar batubara menimbulkan berbagai masalah, misalnya dapat menimbulkan polusi udara yang lebih hebat daripada bahan bakar apapun. Karena bentuknya yang padat terdapat keterbatasan penggunaannya. Oleh karena itu, para ahli berupaya mengubahnya menjadi gas sehingga pernggunaannya lebih luwes dan lebih bersih.

Gasifikasi batubara dilakukan dengan mereaksikan batubara panas dengan uap air panas. Hasil proses itu berupa campuran gas CO,H2 dan CH4. Sedangkan bahan sintetis lain yang juga banyak dipertimbangkan adalah hidrogen. Hidrogen cair bersama-sama dengan oksigen cair telah digunakan pada pesawat ulang-alik sebagai bahan bakar roket pendorongnya. Pembakaran hidrogen sama sekali tidak memberi dampak negatif pada lingkungan karena hasil pembakarannya adalah air. Hidrogen dibuat dari air melalui reaksi endoterm berikut:

H2O (l)→ 2 H2 (g) + O2 (g)  ΔH = 572 kJ

Apabila energi yang digunakan untuk menguraikan air tersebut berasal dari bahan bakar fosil, maka hidrogen bukanlah bahan bakar yang konversial. Tetapi saat ini sedang dikembangkan penggunaan energy nuklir atau energi surya. Jika proyek itu berhasil, maka dunia tidak perlu khawatir akan kekurangan energi.

Matahari sesungguhnya adalah sumber energi terbesar di bumi, tetapi tekonologi penggunaan energi surya belumlah komersial. Salah satu kemungkinan penggunaan energi surya adalah menggunakan tanaman yang dapat tumbuh cepat. Energinya kemudian diperoleh dengan membakar tumbuhan itu.

Dewasa ini, penggunaan energi surya yang cukup komersial adalah untuk pemanas air rumah tangga (solar water heater). Nilai kalor dari berbagai jenis bahan bakar diberikan pada tabel 4 berikut.

Tabel 4.
Komposisi dan nilai kalor dari berbagai jenis bahan bakar
Jenis Bahan Bakar
Komposisi (%)
Nilai kalor
(kJ per gram)
C
H
O
Gas alam
70
23
0
49
Batu bara (antrasit)
82
1
2
31
Batu bara (bituminos)
77
5
7
32
Minyak mentah
85
12
0
45
Bensin
85
15
0
48
Arang
100
0
0
34
Kayu
50
6
44
18
Hidrogen
0
100
0
142

PEMBAKARAN SEMPURNA DAN TIDAK SEMPURNA
Pembakaran bahan bakar dalam mesin kendaraan atau dalam industry tidak terbakar sempurna. Pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon (bahan bakar fosil) membentuk karbon dioksida dan uap air. Sedangkan pembakaran tak sempurna membentuk karbon monoksida dan uap air. Misalnya:

  • Pembakaran sempurna isooktana:

    C8H18 (l) + 12 ½ O2 (g) → 8 CO2 (g) + 9 H2O (g) ΔH = -5460 kJ
  • Pembakaran tak sempurna isooktana:

    C8H18 (l) + 8 ½ O 2 (g) → 8 CO (g) + 9 H2O (g)  ΔH = -2924,4 kJ

DAMPAK PEMBAKARAN TAK SEMPURNA
Sebagaimana terlihat pada contoh di atas, pembakaran tak sempurna menghasilkan lebih sedikit kalor. Jadi, pembakaran tak sempurna mengurangi efisiensi bahan bakar. kerugian lain dari pembakaran tak sempurna adalah dihasilkannya gas karbon monoksida (CO), yang bersifat racun. Oleh karena itu, pembakaran tak sempurna akan mencemari udara.

Rangkuman Materi:
  1. Termokimia adalah bagian dari ilmu kimia yang mempelajari perubahan kalor atau panas suatu zat yang menyertai suatu reaksi atau proses kimia, perubahan keadaan dan pembentukan larutan.
  2. sistem adalah bagian dari alam semesta yang sedang menjadi pusat perhatian. Bagian lain dari alam semesta yang berinteraksi dengan sistem kita sebut lingkungan. Alam semesta adalah sistem ditambah lingkungannya. Sistem dibedakan menjadi tiga , yaitu sistem terbuka, sistem tertutup, dan sistem terisolasi. Energi yang dimiliki oleh suatu benda apabila benda itu bergerak disebut energi kinetik .
  3. Entalpi adalah suatu besaran termodinamika untuk menyatakan kalor reaksi yang berlangsung pada tekanan tetap. Suatu Perubahan kalor atau entalpi yang terjadi selama proses penerimaan atau pelepasan kalor dinyatakan dengan “ perubahan entalpi (ΔH) “ . Kalor adalah energi yang berpindah dari sistem ke lingkungan atau sebaliknya  ).
  4. Hukum I termodinamika dapat dinyatakan dengan ungkapan atau kata-kata sebagai berikut. “Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, atau energi alam semesta adalah konstan.“ Perubahan entalpi pada suatu reaksi disebut kalor reaksi.
  5. Reaksi kimia yang melepaskan atau mengeluarkan kalor disebut reaksi eksoterm, sedangkan reaksi kimia yang menyerap kalor disebut reaksi endoterm.
  6. Persamaan reaksi yang mengikutsertakan perubahan entalpinya disebut persamaan termokimia.
  7. Perubahan entalpi pada pembentukan 1 mol zat langsung dari unsur-unsurnya disebut entalpi molar pembentukan atau entalpi pembentukanReaksi penguraian adalah kebalikan dari reaksi pembentukan. Perubahan entalpi pada pembakaran sempurna 1 mol suatu zat yang diukur pada 298 K, 1 atm disebut entalpi pembakaran.
  8. Reaksi kimia yang umum digunakan untuk menghasilkan energi adalah pembakaran, yaitu suatu reaksi cepat antara bahan bakar dengan oksigen yang disertai terjadinya api. Bahan bakar utama dewasa ini adalah bahan bakar fosil, yaitu gas alam, minyak bumi, dan batu bara.
  9. Pembakaran bahan bakar dalam mesin kendaraan atau dalam industri tidak terbakar sempurna. Pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon (bahan bakar fosil) membentuk karbon dioksida dan uap air. Berbagai jenis bahan bakar mempunyai nilai kalor yang berbeda.
  10. Dampak pembakaran tak sempurna antara lain adalah menghasilkan lebih sedikit kalor, dapat mengurangi efisiensi bahan bakar, dihasilkannya gas karbon monoksida (CO), yang bersifat racun, yang pada akhirnya dapat mencemari lingkungan.