Faktor yang Dapat Menentukan Jenis Kelamin Bayi

Oleh:   A A   |   4/26/2015
Selamat pagi sahabat Andi Rezpati, sudah beberapa hari ini saya tidak berbagi artikel. pada postingan kali ini saya akan membahas beberapara faktor yang dapat menentukan jenis kelamin bayi. Artikel ini di tulis sahabat sahabat saya AthienKecil PutriLeksono(Google+) Athienkecil Putrileksono(facebook) yang saat ini masih kuliah di sebuah Akademi dari Pati. nah bagi sahabat Andi Rezpati yang penasaran yuk simak artikel dibawah ini :

Berdasarkan analisis-analisis yang berkembang di dunia kedokteran, jenis kelamin bayi ditentukan oleh beragam faktor. Nah, para penelitia menduga jika faktor-faktor tersebut “diatur” sedemikian rupa, maka dapat menentukan jenis kelamin bayi.

Faktor yang Pertama Mengenai Makanan
Jika ingin anak perempuan, suami harus banyak makan yang mengandung alkali seperti sayuran, buah, putih telur, susu,dan lainnya, sementara istri makan yang mengandung asam seperti daging atau seafood. Jika ingin anak laki-laki diterapkan sebaliknya.

Faktor yang Kedua Mengenai Posisi Sanggama
Jika ingin mendapatkan anak laki-laki, posisi yang dianjurkan adalah knee-chest atau doggie style atau posisi dari belakang. Asumsinya, posisi ini memudahkan sperma Y mendekati sel telur. Jika ingin anak perempuan,gunakan posisi dari muka dengan posisi istri di atas suami. Posisi ini diyakini membuat sperma Y lebih lama mencapai sel telur, sehingga akan mati di tengah jalan.

Faktor yang Ketiga Mengenai Waktu Orgasme
Jika ingin mendapatkan anak laki laki, istri harus mencapai orgasme lebih dahulu. Cairan saat orgasme mendukung pergerakan sperma Y lebih cepat sampai ke sel telur. Sebaliknya jika ingin anak perempuan, istri perlu menunda orgasme, sehingga sekresi alkalis yang membuat sperma Y mati tidak muncul.

Faktor yang Keempat Mengenai Volume Sperma
Semakin tinggi volume sperma Y, maka kesempatan mendapatkan anak laki-laki lebih besar. Caranya dengan berpuasa sanggama sekitar 7–8 hari. Sebaliknya, lebih seringlah bersanggama untuk mendapatkan anak perempuan.

Faktor yang terahir adalah Penetrasi
Jika ingin mendapatkan anak laki-laki, penetrasi dilakukan sedalam-dalamnya supaya jarak dengan sel telur lebih dekat, sehingga sperma Y lebih mudah mencapainya. Sebaliknya, jika ingin anak perempuan, penetrasi dilakukan lebih dangkal. Demikian artikel yang dapat saya sampakain buat sahabat Andi Rezpati, semoga artikel ini dapat membantu sahabat Andi Rezpati yang saat saat ini lagi merencanakan untuk memiliki momongan. Terimakasih buat Athienkecil Putrileksono yang sudah memberikan artikelnya untuk saya postingkan di blog ini.

Tampilkan Komentar