Keuntungan dan Kerugian Sediaan Tablet

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   4/10/2015

Selamat malam sahabat Andi Rezpati, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit pengetahuanku mengenai keuntungan dan kerugian sediaan tablet serta Indikasi dan Kontraindikasi sediaan Tablet, untuk lebih detailnya silahkan cermati artiket dibawah ini :

Keuntungan Sediaan Tablet
  1. Tablet dipasaran mudah diberikan dalam dosis yang tepat jika diinginkan dosis dapat dibagi rata dan akan memberikan efek yang akurat. 
  2. Tablet tidak mengandung alcohol 
  3. Tablet dapat dibuat dalam berbagai dosis. 
  4. Sifat alamiah dari tablet yaitu tidak dapat dipisahkan, kualitas bagus dan dapat dibawa kemana-mana, bentuknya kompak, fleksibel dan mudah pemberiannya. 
  5. Secara umum, bentuk pengobatan dangan menggunakan tablet lebih disukai karena bersih, praktis dan efisien. 
  6. Tablet merupakan bentuk sediaan yang utuh dan menawarkan kemampuan yang terbaik dari semua bentuk sediaan oral untuk ketepatan ukuran serta variabilitas kandungan yang paling lemah. 
  7. Tablet merupakan bentuk sediaan yang ongkos pembuatannya paling rendah. 
  8. Tablet paling mudah ditelan serta paling kecil kemungkinan tertinggal ditenggorokan, terutama bila tersalut yang memungkinkan pecah/hancurnya tablet tidak segera terjadi. 
  9. Tablet bisa dijadikan produk dengan profil pelepasan khusus, seperti pelepasan diusus atau produk lepas lambat.
  10. Tablet merupakan bentuk sediaan oral yang paling mudah untuk diproduksi secara besar-besaran. 
  11. Tablet oral mungkin mudah digunakan untuk pengobatan tersendiri dengan bantuan segelas air. 
  12. Untuk anak-anak dan orang-orang secara kejiwaan, tidak mungkin menelan tablet, maka tablet tersebut dapat ditambahkan penghancur, dan pembasah dengan air lebih dahulu untuk pengolahannya. 
  13. Dapat dibuat tablet kunyah dengan bahan mentol dan gliserin yang dapat larut dan rasa yang enak, dimana dapat diminum, atau memisah dimulut. 
  14. Konsentrasi yang bervariasi. 
Kerugian Sediaan Tablet
  1. Ada orang tertentu yang tidak dapat menelan tablet (dalam keadaan tidak sadar/pingsan); 
  2. Formulasi tablet cukup rumit, antara lain : 
• Beberapa zat aktif sulit dikempa menjadi kompak padat, karena sifat amorfnya, flokulasi, atau rendahnya berat jenis; 


• Zat aktif yang sulit terbasahi (hidrofob), lambat melarut, dosisnya 
cukup besar atau tinggi, absorbsi optimumnya tinggi melalui saluran cerna, atau kombinasi dari sifat tersebut, akan sulit untuk diformulasi (harus diformulasi sedemikian rupa). 


• Zat aktif yang rasanya pahit, tidak enak, atau bau yang tidak 
disenangi, atau zat aktif yang peka terhadap oksigen, atmosfer, dan kelembaban udara, memerlukan menkapsulasi sebelum dikempa. Dalam hal ini sediaan kapsul menjadi lebih baik dari pada tablet. 

Baca Juga :
  1. Macam Macam Sediaan Tablet
  2. Pengertian Sediaan Tablet
  3. Metode Pembuatan Obat Dalam bentuk Tablet
  4. Syarat Pembuatan Obat Dalam Bentuk Tablet

INDIKASI dan KONTRAINDIKASI SEDIAAN TABLET


Indikasi: Cara peroral dapat dipakai pada pasien yang tidak mengalami mual-mual,muntah,semi koma, pasien yang tidak akan menjalani pengisapan cairan lambung serta pada pasien yang tidak mengalami gangguan menelan 
Kontraindikasi: Cara peroral tidak dapat dipakai pada pasien yang mengalami mual2,muntah,semi koma, pasien yangakan menjalani pengisapan cairan lambung serta pada pasien yang mengalami gangguan menelan. Demikian artikel yang saya sampaikan pada malam ini semoga dapat bermanfaat buat sahabat Andi Rezpati semuanya.


Tampilkan Komentar