Pengertian Wakaf dan Ketentuannya

Oleh:   A A   |   4/13/2015
Selamat pagi sahabat Andi Rezpati, postingan kali ini akan membahas mengenai bab wakaf dalam ajaran Islam, Pengertian wakaf secara etimologi, wakaf berasal dari kata waqfu yang berbentuk masdar (infinitivenoun) yang pada dasarnya berarti menahan,berhenti, atau diam. apabila kata tersebut di hubungkan dengan harta seperti tanah , binatang dan harta yang lain, berarti pembekuan hak milik untuk faedah tertentu.

Menurut istilah dalam syariah Islam, wakaf ialah menahan , mengekang atau menghentikan harta dan memberikan manfaatnya di jalan Allah untuk memindahkan milik pribadi menjadi suatu badan atau yayasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dengan tujuan mendapatkan kebaikan dan rida Allah swt.

Dalam undang undang nomor 41 tahun 2004, wakaf di artikan dengan perbuatan hukum wakif (orang yang berwakaf) untuk memisahkan dan atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya, untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan atau kesejahteraan umum menurut syariah.

Dari beberapa definisi wakaf tersebut dapat di simpulkan bahwa wakaf bertujuan untuk memberikan manfaat atau faedah harta yang di wakafkan kepada orang yang berhak dan di pergunakan sesuai dengan ajaran islam
  • Hukum Wakaf 
Hukum wakaf pada dasarnya "jaiz" atau di perbolehkan, tidak bersifat mengikat. memerhatikan manfaat dan fungsinya yang sangat di perlukan untuk umat, maka hukum wakaf sangat di anjurkan (Sunnah). di mata Allah swt., wakaf di nilai sebagai bentuk amal jariah, artinya memiliki kebaikan dan pahal secara berkelanjutan.

1) Allah Berfirman

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.
(QS: Ali Imran Ayat: 92)

وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ....

Perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.
(QS: Al-Hajj Ayat: 77)

2. Rasulullah saw bersabda :

"Sesungguhnya Umar r.a. mendapat sebidang tanah di Khaibar, lalu Umar bertanya kepada Rasulullah : "Apakah yang dapat aku lakukan dengan tanah ini ya Rasul? jawab beliay : "jika engkau suka, tahanlah tanah ini dan sedekahkan hasilnya. dengan petunjuk beliau, Umar r.a. menyedekahkan manfaatnya dengan janji tidak akan menjual tanahnya, tidak akan di hibahkan dan tidak di wariskan" (HR. Bukhari dan Muslim)

Syarat dan Rukun Wakaf

1) Rukun wakaf di antaranya:
  1. Orang yang memberikan Wakaf (Waqif) 
  2. Penerima Wakaf (Mauqul 'alaihi) 
  3. Barang yang di Wakafkan 
  4. Ikrar penyerahan wakaf kepada badan atau orang tertentu 
2. Syarat-syarat wakaf du antaranya :
  1. Wakaf yang di serahkan berlaku untuk selamanya dan tidak ada paksaan 
  2. orang yang menerima wakaf jelas , baik berupa organisasi (Badan) maupun orang orang tertentu 
  3. Wakaf tidak boleh ditarik kembali, baik oleh pelaku maupun ahli waris 
  4. barang yang di wakafkan berwujud nyata pada saat di serahkan 
  5. jenis ikrar dan penyerahannya. perlu tertulis dalam akta notaris sehingga tidak akan timbul masalah baru dari pihak keluarga yang memberi wakaf 
  6. harta wakaf tidak boleh di pindah tangankan untuk kepentingan yang bertentangan dengan tujuan wakaf itu sendiri 
Harta yang di wakafkan

salah satu syarat wakaf adalah barang yang di wakafkan berwujud nyata. barang yang akan di wakafkan pun memiliki syarat. syarat barang yang di wakafkan adalah sebagai berikut:
  1. wujud barangnya tetap walaupun telah di gunakan , seperti tanah ,bagunan masjid , alat untuk keperluan salat (sarung atau karpet), dan lain sebagainya 
  2. barang yang di wakafkan adalah milik sendiri dan hak miliknya dapat di pindahkan ke orang lain 
  3. barang yang di wakafkan bukan barang haram atau najis 
Barang yang diwakafkan dapat diganti dengan yang lebih baik. penggantian barang dalam wakaf ada dua macam yaitu : 
Penggantian karena kebutuhan, misalnya barang wakaf berupa masjid dan tanahnya, apabila telah rusak dan tidak mungkin lagi di gunakan, maka tanahnya dijual untuk membeli barang lain yang dapat menggantikannya. hal ini di perbolehkan karena apabila barang asal sudah tidak dapat lagi di gunakan sesuai tujuan, maka dapat di ganti dengan barang lain 
Penggantian karena kepentingan yang lebih kuat. hal ini di perbolehkan menurut imam Ahmad dan ulama lainnya. Imam Ahmad beralasan bahwa Umar bin Khattab r.a. pernah memindahkan masjid kufah yang lama ke tempat yang baru dan tempat yang sama itu di jadikan pasar bagi pejual kurma. ini adalah contoh penggantian barang wakaf berupa tanah. adapun penggantian barang wakaf berupa bangunan. Khalifah umar bin Khattab dan Usman bin Affan pernah membangun Masjid Nabawi tanpa mengikuti bentuk (bangunan) pertama dan memberi tambahan bentuk baru. oleh sebab itu, di perbolehkan mengubah bangunan wakaf dari bentuk lama ke bentuk yang baru asalkan menjadi lebih baik 
  • Hikmah Wakaf
  1. Hikmah wakaf antara lain sebagai berikut : 
  1. memperoleh pahala berlipat ganda dari Allah swt. yang tidak akan pernah terputus 
  1. memupuk keperdulian sosial terhadap lembaga sosal yang membutuhkan dana atau orang lain yang lemah dalam memperoleh penghasilan 
  1. menghimpun dana bagi pengembangan dan kelangsungan agama Islam di suatu daerah 
  1. memberi kesempatan kepada orang yang memiliki kekayaan untuk beramal jariyah yang relatif lama di manfaatkan oleh lembaga atau orang lain 
  1. mewujudkan sebuah masyarakat penyayang yang memiliki sifat tolong menolong antara satu sama lain 
  1. menghilangkan jurang pemisah antara orang kaya dengan orang miskin dengan menyediakan kemudahan umat melalui sistem Wakaf 
  1. meningkatkan kerjasa dan silaturahmi dalam sistem perekonomian 
  1. memberikan kesempatan untuk beramal jariah melalui amalan wakaf 
  1. menciptakan lembaga yang beroreientasi pada pelayanan umat, agar terjalin silaturahmi dan mengurangi jurang pemisah antarsesama 
  1. melaksanakan strategi pembangunan ekonomi umat islam secara benar dan satu 
Nah.. sahabat Andi Rezpati itu tadi sedikit referensi mengenai wakaf dan ketentuannya, semoga artikel tadi dapat bermanfaat buat sahabat Andi Rezpati.

Tampilkan Komentar