Satuan Dasar dan Satuan Turunan

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   5/08/2015
Selamat sore sahabat Andi Rezpati, posttingan kali ini saya akan membahas mengenai mata pelajaran "FISIKA". yang akan saya bahas diaini adalah Satuan dasar dan satuan turunan. pertama-tama mari kita bahas satuan dasar terlebih dahulu, 7 satuan dasar/pokok SI adalah sebagai berikut :
NoBesaran dasarNama unitLambang unitSimbol besaran
1PanjangMeterml
2MassaKilogramkgm
3WaktuSecondst
4SuhuKelvinKT
5Arus listrikAmpereAi
6Intensitas cahayaCandelacdj
7Jumlah molekulMoleMoln
Dua satuan SI tanpa dimensi adalah Radian (rad) dan Steradian (sr).
Satuan turunan adalah satuan yang diturunkan dari satuan pokok. Beberapa contoh satuan turunan yaitu:
  • Satuan gaya: Newton (kg m/s²)
  • Satuan kecepatan: m/s
  • Satuan percepatan: m/s²
  • Satuan luas: m²
  • Satuan volume: m³
  • Satuan energi: Joule (J)
  • Satuan tegangan listrik (beda potensial): Volt (AΩ)
  • Satuan daya: Watt (VA = A²Ω = J/s)
Berikut aturan umum penulisan nilai kuantitas dan simbol SI.[1][2]
  1. Nilai kuantitas ditulis dengan angka yang diikuti spasi dan simbol satuan, mis "2.21 kg", "7.3×102 m2", "22 K". Pengecualian diberikan untuk satuan sudut, menit, dan detik (°, ′, dan ″), yang dituliskan langsung setelah angka tanpa disisipkan spasi.
  2. Simbol satuan turunan yang dibentuk dengan perkalian dihubungkan dengan titik tengah (·) atau spasi non-penggal (non-break space), misalnya "N·m" atau "N m".
  3. Simbol satuan turunan yang dibentuk dengan pembagian dihubungkan dengan solidus (⁄), pangkat negatif, atau garis miring (/), misalnya "m⁄s", "m/s", atau "m s−1". Hanya satu solidus yang digunakan, misalnya "kg⁄(m·s2)" atau "kg·m−1·s−2", dan bukan "kg⁄m⁄s2".
  4. Simbol tidak diakhiri dengan tanda titik (.) karena merupakan entitas matematika dan bukan singkatan, kecuali jika berada di akhir kalimat.
  5. Simbol ditulis dengan huruf tegak (mis. m untuk meter) untuk membedakannya dengan huruf miring yang digunakan oleh variabel (mis. m untuk massa).
  6. Simbol ditulis dengan huruf kecil (mis. "m", "s", "mol"), kecuali bagi simbol yang diturunkan dari nama orang (mis. "Pa" dari Blaise Pascal).
  7. Simbol awalan ditulis serangkai dengan satuan (mis. "k" dalam "km", "M" dalam "MPa", "G" dalam "GHz"). Semua simbol awalan yang lebih besar dari 103 (kilo) ditulis dengan huruf besar.
Demikian sedikit referensi yang dapat saya bagikan buat sahabat Andi Rezpati, semoga artikel tadi dapat bermanfaat buat sahabat Andi rezpati.

Tampilkan Komentar