Manfaat Tidur Telanjang

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   11/26/2015
Selamat Pagi sahabat Andi Rezpati. Pada posting ini menjelaskan tentang manfaat tidur telanjang. Berdasarkan penelitian para ilmuwan mengatakan bahwa tidur tanpa mengenakan gaun tampaknya membuat kita lebih sehat. Mereka menyebutkan bahwa ada 6 alasan mengapa sehat untuk tidur telanjang.

Bisa Sehat Daerah Feminin
Tidur tanpa mengenakan pakaian yang akan membuat kita daerah kewanitaan yang sehat. Harap dicatat bahwa area feminin ada bakteri dan jenis ragi yang mengakibatkan kondisi bahkan lebih hangat menyebabkan pertumbuhan bakteri berlebihan. Untuk mengatasi infeksi ini adalah untuk menjaga sirkulasi udara dengan tidur tanpa mengenakan pakaian.

Mencegah Perut Buncit
Tidur tanpa mengenakan gaun akan membuat Anda merasa nyaman dan tenang, sehingga tingkat stres hormon kortisol akan menurun ketika kita istirahat dan menekan rasa lapar dan energi untuk tetap terjaga. Sebaliknya, jika tidur menjadi terganggu hormon kortisol akan meningkat ketika Anda bangun yang membuat Anda begitu lapar dan mulai mencari makanan, sehingga berat badan dan perut buncit.

Dapat Meningkatkan Keyakinan
Keyakinan kita akan meningkat ketika Anda tidur tanpa pakaian. Anda akan terlihat seksi dan merasakan sensasi kelembutan seprai dari tempat tidur Anda. Dengan tampilan seksi adalah apa yang menambah rasa percaya diri Anda.

Akan lebih baik tidur
Suhu tubuh Anda akan berkurang saat mengenakan baju tidur dan selimut berat. Dengan tidur tanpa mengenakan pakaian akan membantu tubuh tetap dingin, karena kondisi dingin sangat bagus untuk kesehatan kita.

Bagus Untuk Kulit dan Rambut
Tidur tanpa mengenakan pakaian juga membantu pelepasan melatonin dan hormon pertumbuhan anti penuaan dalam tubuh Anda. Dan hormon ini bermanfaat untuk kulit dan kesehatan rambut.

Meningkatkan Kehidupan Seks
Dan akhirnya, tidur tanpa mengenakan pakaian akan meningkatkan kualitas seks, karena sentuhan kulit ke kulit dapat meningkatkan merasa-baik efek senyawa kimia pemberi, seperti hormon yang terjadi ketika kita menerima oksitosin. Demikian sedikit informasi yang dapat saya bagikan buat sahabat Andi Rezpati, mungkin saya berbagi semua yang bermanfaat bagi Anda dan jika Anda pikir ini adalah artikel yang baik silakan suka dan berbagi ke teman Anda.

Tampilkan Komentar