Dampak negatif dari Makanan Terlalu Manis Untuk Perkembangan Anak

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   1/17/2017
Tidak hanya orang dewasa yang perlu mengurangi konsumsi makanan manis, anak-anak dan remaja juga perlu membatasi asupan makanan manis. Terlalu banyak permen dapat mempengaruhi perkembangan anak.

Beberapa efek buruk gula termasuk peningkatan risiko obesitas, diabetes, kerusakan gigi, gizi buruk dan tekanan darah tinggi. Gula juga telah dikaitkan dengan penyakit jantung dan bahkan perkembangan kanker.

Seperti dilansir NaturalNews, Selasa (19/03/2013) Berikut ini adalah 7 efek buruk dari konsumsi makanan manis bagi perkembangan anak:

1. Penyebab kerusakan gigi
Gula sering ditemukan dalam permen beberapa makanan manis lainnya dapat menyebabkan kerusakan gigi pada anak-anak. Bakteri dalam mulut akan berkembang dengan cepat jika kebutuhan primer makanan, yaitu gula, baik bertemu.

2. Pemenuhan gizi buruk
Masalah utama yang sering dialami oleh anak-anak adalah pecinta permen nya cenderung mengganti semua bentuk lain dari makanan dengan makanan yang rasanya manis. Meskipun makanan manis menyediakan energi yang memungkinkan anak-anak untuk lebih aktif, tetapi sebenarnya gula memiliki nilai gizi yang sangat rendah.

Meskipun menyumbangkan sejumlah besar kalori, kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi oleh konsumsi makanan manis. Miskin gizi pengaruh besar pada pertumbuhan dan perkembangan.

3. Peningkatan risiko diabetes
Ketika anak-anak lebih terkena gula, kadar insulin di dalam tubuh akan meningkat. Hal ini dapat membahayakan pankreas dan meningkatkan risiko diabetes di usia pertengahan terlalu dini, yaitu remaja. Selain itu, terlalu banyak gula juga dapat meningkatkan resistensi insulin dan kemampuan tubuh untuk menurunkan kadar gula darah terganggu.

4. Penyebab obesitas
berat badan adalah masalah besar karena memiliki beberapa efek buruk pada kesehatan, dan gula merupakan salah satu kontributor utama kenaikan berat badan. gula yang tidak terpakai dalam tubuh dapat menyebabkan timbunan lemak. Obesitas karena timbunan lemak sejak kecil akan sulit diatasi sebagai orang dewasa dengan cara diet biasa.

5. Peningkatan tekanan darah
Terlalu banyak gula juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Menurut sebuah studi yang melibatkan pasien stroke dengan tekanan darah tinggi dan normal, kemungkinan bertahan hidup yang sangat rendah pada pasien dengan kadar gula darah tinggi.

6. Meningkatkan risiko penyakit jantung
makanan manis dapat mempengaruhi kadar kolesterol seseorang. Meskipun studi ini tidak membuktikan secara langsung bahwa gula dapat mempengaruhi kadar kolesterol, peneliti menunjukkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi sejumlah besar gula dalam diet ditemukan memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi, yang menyebabkan penyakit jantung.

7. Mendorong pertumbuhan sel kanker
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa sel-sel kanker akan tumbuh pesat karena paparan makanan manis. makanan manis dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh yang pada gilirannya, mendorong pertumbuhan sel-sel kanker.

Tampilkan Komentar