Benarkah Vitamin E Bisa Mencegah Penyakit Jantung

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   2/18/2017
Banyak orang percaya bahwa konsumsi vitamin E suplemen kaya antioksidan dapat mengurangi risiko seseorang dari penyakit jantung. Sangat?

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, konsumsi suplemen vitamin E tidak mempengaruhi risiko seseorang, terutama seorang wanita untuk menghindari penyakit gagal jantung. Hal tersebut disampaikan oleh para ilmuwan yang menerbitkan sebuah studi baru pada tanggal 20 Maret 2012 di jurnal Circulation.

"Suplemen vitamin E tidak meningkatkan maupun menurunkan risiko," kata peneliti, Dr Claudia Chae, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Para ilmuwan percaya bahwa temuan menjadi yang pertama dalam melihat apakah konsumsi suplemen vitamin E dapat membantu wanita yang sehat untuk mencegah penyakit pada gagal jantung.

Chae mengatakan, temuan ini dapat menjadi bukti tambahan bahwa kita tidak harus mengambil suplemen vitamin E untuk mencegah penyakit jantung.

Dalam penelitiannya, Chae dan rekan dievaluasi hampir 40.000 wanita yang terdaftar dalam Studi Kesehatan Perempuan. Setiap peserta diketahui mengkonsumsi 600 IU vitamin E atau plasebo setiap hari.

Benarkah Vitamin E Bisa Mencegah Penyakit Jantung - Para peneliti mengamati relawan perempuan untuk rata-rata satu dekade. Sebagai pekerjaan berlangsung, ada 220 kasus gagal jantung terjadi. Temuan juga mencatat bahwa asupan suplemen vitamin E tidak mengubah risiko mereka untuk menghindari serangan gagal jantung, bahkan setelah disesuaikan untuk faktor-faktor lain seperti usia.

Penelitian ini didukung penuh oleh AS National Heart, Lung, dan Blood Institute, AS National Cancer Institute, Donald W. Reynolds Foundation dan Elizabeth Anne, Program Kesehatan Jantung Karen Barlow Corrigan Wanita di Rumah Sakit Umum Massachusetts.

"Ini adalah penelitian yang penting. Konsumsi vitamin E tidak diperlukan pada wanita yang mencoba untuk mencegah penyakit jantung." kata Dr Gregg Fonarow, direktur Ahmanson Cardiomyopathy Center of University of California, Los Angeles.

Sementara itu, Dr Suzanne Steinbaum, dari Lenox Hill Hospital di New York City, mengaku setuju dengan temuan ini. Dia mengatakan bahwa suplemen vitamin E tidak benar-benar memiliki manfaat dalam mencegah penyakit jantung.

"Saya pikir pesan yang harus dipelajari adalah bahwa orang dalam populasi yang sehat, tidak memerlukan asupan suplemen vitamin E," kata Steinbaum.

Apakah benar bahwa vitamin E dapat mencegah penyakit jantung? Steinbaum menyarankan, wanita yang ingin mencegah penyakit jantung harus mengubah gaya hidup mereka dengan aktivitas fisik secara teratur, dan bukan mengandalkan asupan vitamin E.

Fonarow dan Chae sepakat bahwa ada strategi lain yang terbukti untuk mencegah serangan jantung selain latihan seperti, menjaga tekanan darah pada tingkat normal, menjaga kolesterol, menjaga berat badan yang sehat dan tidak merokok ideal.

Tampilkan Komentar