Gejala Gangguan Mata

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   2/14/2017
Mata tidak hanya jendela jiwa, tapi mata juga bisa menunjukkan tanda-tanda dan gejala jika terjadi masalah dalam tubuh. Beberapa tanda dan gejala dari beberapa penyakit tubuh dapat dilihat dari mata.

"Mata adalah satu tempat dalam tubuh yang dapat benar-benar melihat pembuluh darah dan arteri secara langsung," kata Shantan Reddy, MD, seorang dokter mata dan retina spesialis di New York University Langone Medical Center.

Kemudian dokter mata biasanya dapat menjadi yang pertama untuk mendeteksi masalah kesehatan yang serius seperti diabetes atau tekanan darah tinggi. Sekitar tanda mata dan gejala pada sesuatu yang tidak boleh diabaikan?

Berikut adalah 6 tanda-tanda dan gejala mata yang tidak boleh diabaikan seperti dikutip dari MSNHealth, Senin (04/02/2012), antara lain:

1. Arteri mata terlihat seperti perak atau tembaga berwarna

Kondisi ini dapat menjadi tanda peringatan untuk kondisi tekanan darah tinggi. Lebih dari 20 persen orang dengan tekanan darah tinggi tidak tahu bahwa telah memiliki penyakit. Namun, masalahnya dapat diselesaikan jika semua orang mengunjungi dokter mata lebih sering.

"Hipertensi dapat dilihat melalui mata karena memberikan rona perak atau tembaga pada arteri retina. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan pembuluh darah di retina dan di seluruh tubuh mengeras, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke, "kata Reddy.

2. Tahi lalat di lapisan dalam mata

Tanda gejala gangguan mata. Kondisi ini dapat menjadi tanda peringatan untuk kondisi melanoma. Sinar matahari dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker pada bola mata.

"Kanker dapat dilihat sebagai permukaan sedikit mengangkat di lapisan pigmen retina. Mendiagnosa suatu melanoma mata sedini mungkin sangat penting. Melanoma sering tidak memiliki gejala lainnya dan dapat dengan cepat bermetastasis ke jaringan sekitarnya," kata Sophie J. Bakri, MD, seorang dokter mata dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota.

3. pembuluh darah mata lebih lemah

Kondisi ini merupakan tanda peringatan untuk diabetes. Gula darah tinggi dapat menyumbat atau merusak pembuluh darah retina dari waktu ke waktu. Sehingga membuat pembuluh lemah dan keropos. Dokter mata sering dapat mengidentifikasi rembesan atau baru, pembuluh darah abnormal tumbuh untuk menggantikan yang rusak.

4. Radang mata

Kondisi ini merupakan tanda peringatan untuk kondisi penyakit autoimun. kondisi autoimun dapat menyebabkan tubuh untuk menyerang sel-sel sehat dan jaringan (termasuk yang di mata), yang menyebabkan peradangan.

"Sekitar 30-50 persen dari kondisi peradangan mata menunjukkan pasien memiliki semacam penyakit autoimun yang tidak terdiagnosis, seperti lupus atau rheumatoid arthritis," kata Bakri.

5. lecet Mata

Kondisi ini bisa menjadi peringatan bagi retinopati serosa sentral (CSR). Lecet dapat terjadi pada bola mata. Kondisi, yang disebut CSR, biasanya disebabkan oleh stres mental atau overload emosional.

6. pembuluh darah bengkak di bagian putih mata

Kondisi ini mungkin peringatana tanda untuk kondisi alergi. alergen udara seperti serbuk sari, debu, bulu binatang sering dapat mempengaruhi mata. Sebagai mekanisme pelindung, maka mata mensekresikan anti-inflamasi agen histamin dan bahan kimia lainnya. Proses ini dapat menyebabkan mata bengkak pada permukaan pembuluh darah, kemerahan, gatal dan berair.

Tampilkan Komentar