Obat Hipertensi dengan Musik

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   2/05/2017
Kalau bicara soal musik, para ahli sudah sepakat bahwa hal yang satu ini banyak memberi manfaat bagi kehidupan manusia. Manfaat paling utama berkaitan langsung dengan fungsi kesehatan dan kebahagiaan seseorang.

Tak heran jika musik dimasukkan dalam sebuah metode terapi yang ditujukan untuk merawat kesehatan fisik, memperbaiki mental, emosional, dan kesehatan spiritual seseorang. Terapi musik dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu menyanyi, mencipta lagu, memainkan alat musik, improvisasi, mendiskusikan lirik lagu, atau hanya sekadar mendengarkan musik.

Nah, apa saja sih kebaikan musik bagi kesehatan? Ini beberapa manfaat itu:

Menstimulasi Fungsi Otak
Bagi penderita stroke, terapi musik dilakukan melalui teknik-teknik yang dapat menstimulasi fungsi otak. Terapi ini dapat membantu meningkatkan gerakan-gerakan tubuh pasien stroke. Satu teknik yang umum dilakukan adalah stimulasi pendengaran ritmik (rhythmic auditory stimulation (RAS), yang mengandalkan hubungan antara ritme dan gerakan. Musik dengan tempo khusus digunakan untuk menstimulasi gerakan tubuh pasien.

Mehilangkan Depresi
Mendengarkan musik saat senggang bisa membuat pikiran dan tubuh lebih rileks serta mengembalikan energi. Menurut para ahli, mendengarkan musik secara teratur pada waktu yang tepat, bisa menjadi sebuah terapi yang mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan. Salah satunya menghilangkan depresi dan mengurangi risiko timbulnya penyakit-penyakit berat, seperti kanker. Terapi musik juga bisa diterapkan pada pasien alzheimer. Tujuaannya untuk membuat mereka lebih tenang dan membantu meningkatkan daya ingat.

Meredam Hipertensi
Berdasarkan hasil penelitian yang didiskusikan para pakar kesehatan di New Orleans baru-baru ini, terapi musik selama 30 menit sehari terbukti mampu menggantikan terapi obat-obatan hipertensi atau darah tinggi. Rangsangan musik ternyata mampu mengaktivasi sistem limbik yang berhubungan emosi. Saat sistem limbik teraktivasi, maka otak menjadi rileks. Kondisi inilah yang memicu tekanan darah menjadi turun. Alunan musik juga dapat menstimulasi tubuh untuk memproduksi molekul nitric oxide (NO). Molekul ini bekerja pada pembuluh darah yang dapat mengurangi tekanan darah.

Tampilkan Komentar