Penyebab Bayi Lebih Cepat Terserang Penyakit

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   2/14/2017
Bayi tetap bersih terlalu sakit lebih rentan sebagai orang dewasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa paparan bakteri di awal kehidupan sangat penting bagi anak-anak yang tidak mudah terserang penyakit autoimun sepanjang hidupnya.

Temuan ini mendukung hipotesis bahwa bakteri yang dibutuhkan untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang sehat dan sakit cepat. Gaya hidup ketakutan dan menghindari bakteri justru meningkatkan risiko asma, alergi dan penyakit autoimun lainnya.

Menyebabkan penyakit bayi lebih cepat. Sistem kekebalan tubuh adalah garis depan dalam pertahanan terhadap kuman ke seluruh tubuh. kuman jahat yang dapat menyebabkan keracunan makanan, menangkap pilek dan penyakit lainnya. Tapi ternyata sebagian besar bakteri tidak berbahaya dan beberapa bahkan sehat.

Untuk memerangi infeksi, sel-sel imun atau sel darah putih yang diprogram untuk mencari protein asing dari sel-sel yang tidak berasal dari tubuh. Sayangnya, sel-sel darah putih kadang-kadang dianggap bagian dari sel-sel tubuh sendiri sebagai benda asing dan menyerang mereka. Gangguan ini disebut penyakit autoimun. Alergi, asma dan kanker darah merupakan bentuk penyakit autoimun.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science, para peneliti membandingkan tikus normal dengan tikus dibesarkan di tempat khusus bebas kuman. Peneliti kemudian mengukur kadar sel darah putih yang disebut sel T pembunuh alami invarian (iNKT) di paru-paru dan usus keduanya tikus.

sel INKT melepaskan protein yang menyebabkan peradangan. Peradangan memainkan peran penting dalam penyakit autoimun. sel INKT yang dikenal aktif di paru-paru pasien asma dan pada pasien dengan kolitis ulserativa atau kolitis perut.

"Antara dua tikus, perbedaan yang paling mencolok adalah kerentanan terkena penyakit autoimun. Mice bebas kuman jauh lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan tikus yang telah terkena kuman," kata peneliti Dennis Lee Kasper, dokter senior di Brigham dan Rumah Sakit Wanita di Boston sebagai LiveScience melaporkan (Senin 2012/03/26).

Ketika terkena bakteri di kemudian hari, bahkan bebas kuman tikus masih memiliki banyak sel iNKT di paru-paru dan usus. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan sistem kekebalan tubuh pada periode awal kehidupan sangat penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh yang tepat.

"Paparan bakteri dalam masa penting untuk melindungi tubuh dari peradangan dan INKT sel. Tidak hanya untuk penyakit yang disebutkan di atas, bisa jadi paparan juga dapat melindungi anak-anak dari diabetes tipe 1," kata Axel Kornerup Hansen, profesor di University of Copenhagen di Denmark yang tidak terlibat dalam penelitian.

Tampilkan Komentar