Bahaya Kolesterol Bisa Menyebabkan Alzheimer

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   3/10/2017
Penyakit Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia yang paling sering ditemukan. Risiko Alzheimer biasanya meningkat dengan usia. Tapi penelitian terbaru menunjukkan, mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi berisiko terkena Alzheimer.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Neurology menunjukkan bahwa kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dengan menciptakan plak otak lebih.

Namun, temuan ini tidak secara langsung membuktikan bahwa kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit Alzheimer atau penurunan kadar kolesterol berarti mengurangi risiko Alzheimer. Para peneliti juga menemukan hubungan antara kolesterol tinggi dan kusut plak, yang menyumbat otak orang-orang dengan penyakit Alzheimer.

Kensuke Sasaki, neuropatologi ahli di Universitas Kyushu, Jepang, mengatakan temuan memperkuat penelitian sebelumnya yang menghubungkan resistensi insulin untuk penyakit Alzheimer. Seperti diketahui, mengontrol kadar kolesterol dan resistensi insulin, adalah pencegahan terbaik dari risiko penyakit jantung, "yang juga dapat berkontribusi untuk strategi pencegahan penyakit Alzheimer," kata Sasaki.

Menurut Asosiasi Data Alzheimer, sekitar 5,4 juta orang Amerika memiliki penyakit Alzheimer, dan jumlah ini diperkirakan akan tumbuh menjadi 16 juta orang pada tahun 2050. Sampai saat ini belum ditemukan cara untuk mencegah atau mengobati Alzheimer.

Para peneliti telah meneliti otak dari 147 relawan (76 pria dan 71 wanita) warga Jepang yang tinggal pada tahun 1988 dan telah mengalami pemeriksaan klinis. Sekitar sepertiga dari mereka telah didiagnosis dengan demensia, meskipun mereka tidak menunjukkan tanda-tanda itu pada tahun 1988.

Hasilnya ditemukan, dibandingkan dengan kelompok orang dengan kadar kolesterol yang rendah, mereka dengan tingkat kolesterol tinggi lebih mungkin untuk menjadi protein yang ditemukan dalam otak yang dikenal sebagai plak sebesar 62 persen (kolesterol rendah) dan 86 persen (kolesterol tinggi).

Sementara itu, dr. Marc L. Gordon, kepala neurologi di Rumah Sakit Hillside Zucker, Glen Oaks, mengatakan temuan ini sangat kredibel dan menarik. Hal ini menambah spekulasi, di mana kadar kolesterol tinggi di usia pertengahan, terutama yang disebut "buruk" kolesterol, dapat meningkatkan risiko Alzheimer di kemudian hari ada, kata Gordon, yang juga soal peneliti Alzheimer di Feinstein Institute Penelitian Medis.

Tampilkan Komentar