Cara Mencegah Rasa Mual Saat Hamil

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   3/11/2017

Sebagian besar wanita hamil mengalami mual atau muntah, terutama selama trimester pertama kehamilan. Meski belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, itu sebenarnya bisa dicegah dengan menjaga asupan makanan dari vitamin dan suplemen tertentu.

Ketua Masyarakat Indonesia Obstetri dan Ginekologi (POGI), Dr. Noroyono Wibowo, Sp.OG (K) mengatakan faktor perubahan hormonal, gizi buruk dan rendahnya tingkat vitamin B-6 dalam tubuh diduga telah memberikan kontribusi untuk memicu mual atau muntah pada ibu hamil.

Dia menjelaskan, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa wanita hamil yang tidak begitu berpengalaman hiperemesis (muntah), sebelum kehamilan pertama harus mengambil suplemen vitamin B-6.
"Kebanyakan mudah mengambil B kompleks. Contoh, 3-4 bulan sebelum hamil," katanya, saat peluncuran Virgin Presinutri SGM, Kamis (2012/04/19), di Jakarta.

Cara mencegah mual selama kehamilan. Menurut Noroyono, dalam beberapa kasus hiperemesis pengobatan biasanya tidak diperlukan. Asalkan ibu mengonsumsi makanan dan gizi bergizi seimbang kebutuhan terpenuhi dengan baik, gejala mual atau muntah tidak akan muncul.

Lebih lanjut, dia menambahkan, ada sekitar 18-22 persen ibu hamil yang tidak mengalami mual atau muntah. "Ketika kita mengukur kadar B-6 ternyata dalam darah lebih dari 222 nanogram. Orang yang mual atau muntah tingkat rata-rata B-6 hanya 77 nanogram," jelasnya.

Hiperemesis adalah suatu kondisi di awal kehamilan yang ditandai dengan mual dan muntah yang berlebihan dalam waktu yang relatif lama. Situasi ini jika tidak ditangani, dapat menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan.

Tampilkan Komentar