Menurunkan Kadar Gula Darah

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   3/10/2017
Baru-baru ini, para ilmuwan dari Max Planck Institute Berlin Jerman menemukan kandungan zat anti-diabetes yang disebut amorfrutin tanaman "licorice" atau akar manis. Liquorice atau Glycyrrhiza glabra dalam bahasa Latin telah banyak digunakan dalam pembuatan bahan permen atau minuman. Bahkan, seperti yang telah dibuktikan dalam pengobatan tradisional sejak zaman kuno, akar manis terpilih sebagai "2012 tanaman obat".

Hasil penelitian menunjukkan, amorfrutin tidak hanya mengurangi kadar gula darah, tetapi juga mampu berfungsi sebagai anti-inflamasi dan sangat baik ditoleransi oleh tubuh. Dengan kata lain, akar manis mungkin juga cocok untuk digunakan dalam pengobatan gangguan metabolisme yang kompleks.

Bahkan hasil percobaan yang dilakukan pada tikus, amorfrutin juga dapat mencegah fatty liver - penyakit yang umumnya disebabkan oleh asupan makanan tinggi lemak.

"Manfaat kesehatan didasarkan pada kenyataan bahwa pekerjaan molekul amorfrutin langsung tertuju ke reseptor dalam inti disebut PPAR (gamma)," jelas Sascha Sauer, salah seorang peneliti utama.

PPAR (gamma) memainkan peran penting dalam pembentukan sel-sel lemak dan metabolisme glukosa.

Sauer menjelaskan, amorfrutin molekul dapat mengaktifkan berbagai gen yang mengurangi konsentrasi plasma dari asam lemak tertentu dan glukosa. Pengurangan kadar glukosa akan mencegah perkembangan resistensi insulin - penyebab utama diabetes pada orang dewasa.

"Meskipun sudah ada obat di pasar yang mempengaruhi PPAR (gamma) reseptor, tetapi belum terbukti efektif dan aman, karena beberapa dari mereka menyebabkan efek samping seperti kenaikan berat badan dan masalah kardiovaskular," kata Sauer.

Sedangkan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan sampai saat ini, amorfrutin cukup efektif dan ditoleransi dengan baik oleh tubuh manusia.

Tampilkan Komentar