Minum Susu Membuat Kita Lebih Pintar

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   3/10/2017
Tidak seperti di Indonesia, pemerintah Jepang benar-benar berpikir otak adalah aset bangsa. wanita hamil di Jepang diberi 2 botol gratis susu ditempatkan setiap hari di depan rumah sehingga otak janin berkembang secara optimal. Jadi jangan heran jika otak masyarakat Jepang seperti komputer 'pentium 7'.

"Otak adalah aset, tapi saya belum melihat pejabat negara kita melihat Indonesia sebagai orang asset. Jika di negara maju, seperti Jepang di mana saya harus belajar, ada program khusus," kata Dr Mohammad Akbar, Sp.S, Ph.D., bagian Chair saraf Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, Seminar Peningkatan Kualitas Pembangunan Sumber Daya Manusia melalui Brain Depkes di Peninsula Hotel, Jakarta, Selasa (6/12/2011).

Menurut Dr. Akbar, di Jepang ketika seorang wanita hamil yang terdeteksi, maka di depan rumahnya untuk mengirim dua botol susu setiap hari secara gratis.

"Jadi tidak mengherankan bahwa otak manusia adalah setara Jepang 7 komputer pentium," kata Dr Akbar.

Otak manusia terdiri dari 100.000.000.000-1000000000000 sel neuron, yang, ketika dioptimalkan akan dapat berfungsi sangat luar biasa. Perkembangan otak sangat sensitif selama kehamilan (sebelum lahir) dan beberapa bulan setelah lahir.

Sebelum lahir, 250 ribu sel-sel otak terbentuk setiap menit. pertumbuhan otak pada janin selama kehamilan juga sangat sensitif terhadap pengaruh lingkungan, seperti gizi ibu, infeksi, merokok, minum alkohol, obat-obatan dan bahan beracun lainnya.

"Neuron seperti chip prosesor yang merupakan bagian terpenting dari komputer. Kemudian tidak mengizinkan wanita hamil untuk makan seperti. Memberikan nutrisi yang baik sehingga anak-anak Indonesia sebagai penerus bangsa dapat memiliki setara otak minimal 'pentium 5' , "kata Dr Akbar.

Bila dibandingkan, masyarakat Indonesia juga lebih sederhana menggunakan otak kanan dan ketika ada anak-anak yang memiliki kemampuan lebih di otak kiri, bahkan orang tua di Indonesia cenderung 'mematikannya'.

"Di Indonesia, kebanyakan orang hanya menggunakan otak kanan, sedangkan Jepang dapat menggunakan otak kiri dan kanan sama.

Tampilkan Komentar