Wanita Lebih Mudah Berhenti Merokok

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   4/30/2017

Sahabat andi rezpati isu yang beredar selama ini menyatakan bahwa wanita cenderung lebih sulit berhenti merokok dibanding pria. Siapa yang sebenarnya berhenti merokok lebih cepat, pria atau wanita? untuk mengetahui lebih lanjut mari simak arikel berikut ini dengan cermat.

Bahkan jika benar, itu akan memperluas implikasi untuk segala macam usaha untuk berhenti merokok. Mulai dari kampanye kesadaran masyarakat yang menargetkan wanita lebih banyak daripada pria untuk perlakuan dan dukungan berbeda untuk wanita.

Periset beruntung dari penelitian baru ini dengan jelas melakukan pekerjaan yang lebih baik dengan memantau lebih dari 100.000 perokok, termasuk data dari Asupan Penggunaan Tembakau A.S. ke Survei Populasi Saat Ini, Survei Pemantauan Penggunaan Tembakau Kanada dan Survei Rumah Tangga Umum Inggris.

Hasilnya hampir sama di antara ketiga negara tersebut seolah Kanada, Inggris dan Amerika Serikat memiliki bahasa, budaya dan ketiganya memiliki karakteristik yang sangat berbeda.

Studi tersebut menemukan beberapa fakta diantaranya:
1. Wanita cenderung lebih berhasil dalam berhenti merokok daripada pria, terutama pada wanita berusia 20 dan 30an.

Sayangnya, para peneliti tidak memberikan alasan tertentu. Mungkin karena gambar petualang macho atau merokok lebih cocok menempel pada pria daripada wanita.

Bisa jadi karena wanita itu perokok memasuki usia subur yang cenderung memperhatikan kesehatannya atau berhenti merokok sebelum atau selama kehamilan.

2. Pada kelompok usia yang lebih tua, kondisi sebaliknya. Pria berusia di atas 60 tahun terlihat lebih banyak rokok daripada wanita yang harus menyerah.

Meskipun peneliti menyarankan bahwa ini mungkin hanya karena fakta menyatakan bahwa tingkat kematian akibat merokok lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua.

3. Pengecualian terhadap perokok listrik dan mereka yang telah berhenti merokok selama lebih dari satu tahun, proporsi wanita yang berhenti merokok lebih banyak terjadi di A.S. dan Kanada.

4. Di Amerika Serikat, orang yang berhasil berhenti merokok pada wanita lebih dari 50 persen dibandingkan dengan 46,5 persen untuk pria.

Begitu pula di Kanada, 46 persen (wanita) berbanding 43 persen (pria). Namun sayangnya tidak didapat persentase jenis ini di Inggris.

Periset juga menemukan bahwa pria cenderung tidak mencari bantuan formal untuk berhenti merokok daripada wanita.

Pria yang berhenti merokok dengan sendirinya mungkin tidak tercatat dalam data. Dengan demikian angka untuk wanita mungkin sedikit bias.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa jauh lebih menguntungkan untuk menggunakan data dari masyarakat umum dan bukan melalui studi tertutup.

"Penelitian kami telah menemukan bukti meyakinkan bahwa pada umumnya pria cenderung tidak berhasil berhenti merokok lebih berhasil daripada wanita. Mitos terkait potensi buang air kecil bebas rokok tentu saja tidak baik, terutama untuk wanita itu sendiri," kata peneliti seperti dilansir dari MedicalNewstoday. Demikian artikel yang dapat saya sampaikan buat sahabat andi rezpati, semoga bermanfaat dan juga bisa memberi acuan untuk berhenti merokok.

Tampilkan Komentar