Efek Buruk Ekstasi Untuk Tubuh

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   5/08/2017

Selamat pagi sahabat andi rezpati dimanapun kalian berada, pa postingan ini saya mengulas sedikit informasi mengenai efek buruk ekstasi untuk tubuh. Ekstasi kadang-kadang disebut sebagai MDMA (methylene dioxy methamphetamine) menjadi obat yang sangat populer, karena beberapa efek obat ini bisa lengsung terasa dalam 1 jam setelah konsumsi dengan dosis tunggal.

Apa dampak negatif ekstasi? Seperti diketahui, ekstasi bukanlah obat jinak karena menghasilkan berbagai efek kesehatan yang merugikan termasuk mual, menggigil, berkeringat, gigi mengepal tanpa disadari, kram otot dan penglihatan kabur.

Efek Buruk Mengkonsumsi Ekstasi Bagi TubuhSetelah beberapa Saat Mabuk
Ekstasi mengandung stimulan yang cepat diserap aliran darah manusia, namun begitu ia memasuki ekstasi akan mengganggu kemampuan tubuh untuk memetabolisme atau pecah.

Stimulan pada ekstasi merangsang sistem saraf pusat dan bahan lainnya mempengaruhi persepsi kemampuan seseorang.

Pengguna ekstasi juga akan menurunkan kemampuan untuk mengendalikan dirinya sehingga ia akan merasa bahagia tiba-tiba bahkan sebelum 1 jam sejak ia minum.

Akibat dari efek stimulan ini juga membuat seseorang yang makan di klub malam mampu menari atau jig dalam jangka panjang. Serta efek tidak langsung yang menyebabkan kegelisahan dan membuat orang putus asa untuk melakukan sesuatu.

Beberapa Jam Setelah Pakai
Beberapa jam setelah orang yang mengalami ekstasi akan menghasilkan penurunan kemampuan mental yang signifikan, terutama yang mempengaruhi ingatan dan bisa bertahan hingga seminggu. Kondisi ini berbahaya jika seseorang melakukan aktivitas kompleks seperti mengemudi.

Seminggu setelah Konsumsi
Selama seminggu setelah konsumsi, banyak pengguna telah melaporkan berbagai emosi termasuk kegelisahan, gelisah, mudah tersinggung, sedih, depresi, gangguan tidur, makan lebih sedikit Nafu dan tidak bisa menikmati seks.

Sahabat andi rezpati, jika seseorang mengalami overdosis (OD) akibat obat ini akan menimbulkan gejala tekanan darah tinggi, memperburuk efek racun kardiovaskular, pingsan, serangan panik, dan pada kasus yang parah mengakibatkan hilangnya kesadaran dan kejang.

Tampilkan Komentar