Surah An Nas

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   5/28/2017

Selamat pagi sahabat andi rezpati, pada pagi hari ini saya akan memberikan terjemahan serta menjelaskan penafsiran dan kandungan surah an nas, dalam surah an nas ini menjelaskan anjuran untuk manusia memohon perlindungan kepada Pemerintah, Pemilik dan Pemelihara nyawa seluruh umat manusia, Allah, dari pengaruh hasutan jahat (setan) dalam diri. Kata An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surah ini yang berarti manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah makkiyah. Isi surah adalah


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ 

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1)

(Qul a'uudzu birabbinnaas)

Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. 


مَلِكِ النَّاسِ(2)



(Malikinnaas)



Raja manusia.



إِلَهِ النَّاسِ(3)



(Ilaahinnaas)



Sembahan manusia.



 مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ(4)

(Min syarril waswaasil khannaas)

Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.

 الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ(5)

(Alladzii yuwaswisu fii shuduurinnaas)

Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ(6)

(Minaljinnati wannaas)

.Dari (golongan) jin dan manusia



Penafsiran dan Makna Kandungan Surah An-Nas

  • Pertama
Surah yang mulia ini mengandung permintaan perlindungan kepada Allah Tuhan manusia, Penguasa mereka dan Sembahan mereka dari setan yang merupakan sumber keburukan, dimana di antara fitnah dan keburukannya adalah suka membisikkan kejahatan dalam diri manusia, ia perbagus sesuatu yang buruk kepada manusia, dan memperburuk sesuatu yang sebenarnya baik, ia mendorong manusia mengerjakan keburukan dan melemahkan manusia mengerjakan kebaikan.
  • Kedua
Setan disebut Khannas, karena ia menjauh dari hati manusia ketika manusia ingat kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala dan meminta perlindungan kepada-Nya agar dihindarkan darinya. Sebaliknya, ketika manusia lupa mengingat Allah, maka setan akan mendatanginya dan membisikkan hatinya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya, manusia meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah Tuhan yang mengurus dan mengatur manusia, dimana semua makhluk berada di bawah pengurusan-Nya dan kepemilikan-Nya, dan tidak ada satu pun makhluk kecuali Dia yang memegang ubun-ubunnya dan berkuasa terhadapnya.

Demikian pula agar ibadah sempurna, maka sangat diperlukan perlindungan Allah Subhaanahu wa Ta'aala dari kejahatan musuh manusia, yaitu setan yang berusaha menghalangi manusia dari beribadah dan hendak menjadikan mereka sebagai pengikutnya agar sama-sama menjadi penghuni neraka.
  • Ketiga
Bisikan jahat yang biasanya sumbernya dari jin, bisa juga dari manusia yang telah menjadi walinya. Selesai tafsir surah An Naas dengan pertolongan Allah, taufiq-Nya dan kemudahan-Nya, wal hamdulillahilladzii bini’matihii tatimmush shaalihaat. Kami berharap kepada Allah agar Dia tidak menghalangi kebaikan yang ada di sisi-Nya karena keburukan yang ada pada diri kami, karena tidak ada yang berputus asa dari rahmat-Nya kecuali orang-orang yang zalim, dan semoga shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, kepada keluarganya dan para sahabatnya semua. 

Keutamaan Surah An-Nas

Ayat pertama hingga ketiga mengisyaratkan memuja dan mengagumi Allah (sebagai tanda pengakuan sebagai hamba dan rasa hormat) adalah hal yang dibutuhkan sebelum memohon-memohon kepadaNya agar dikasihani dan diberkatiNya.

Pada ayat-ayat yang terakhir ini, janganlah kamu menghina nafsu semata, pelihara nafsu yang dibisiki oleh Penghasut (setan), sebab pada suatu saat nafsu diciptakan bukan untuk melawan Kehendak Tuhan, makhluk hewan atau makhluk-makhluk kecil yang memiliki Nafsu namun tidak melawan perintah Allah. Pemilik asli kejahatan dan perlawanan terhadap Allah adalah Iblis yang diwariskan kepada setan dan jin yang merasuki manusia secara tak sadar siap nafsu tidak dapat menahan diri 'menular' di antara kedua golongan ini. Hasutan setan adalah penyebab utama manusia berpikir jahat, memiliki dendam, benci dan berlaku kejam terhadap manusia lain telah terjujuk dan tergoda yang pada akhirnya akan menyebabkan kerugian pada diri sendiri dan orang yang disakiti ke seluruh umat manusia (Nas).

Baca Juga :
  1. Arti Serta Penafsiran dan Makna Kandungan Surah Al Ikhlas
  2. Arti atau Makna Kandungan Surah Al Kafirun
  3. Arti atau Makna Kandungan Surah Al Alaq

Oleh sebab itu teramat penting, untuk mengingat Surah ini selip dada merasa sesak akibat keadaan sekitar atau masalah yang sedang berkembang, sebab Tuhan akan selalu menjadi Pelindung dan Pemadaan kehidupan manusia, karena Dia dijuluki Penguasa, Yang Kuasa atas segala kekuatan untuk menciptakan Alam Semesta dan Memusnahkannya dalam sekejap mata demikian pula memberi ujian dan memberi pertolongan bagi siapa yang berkenan untukNya.

Surah ini adalah Surah terakhir dalam urutan mushaf Al-Qur'an yang menunjukkan adanya kepentingan An-Nas atau umat manusia adalah tujuan akhir dari Al-Qur'an. Sahabat  andi rezpati demikian artikel tentang surah an nas yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Tampilkan Komentar