Yang Dibutuhkan Untuk Pertumbuhan Anak Selain Nutrisi

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   5/02/2017
Sahabat andi rezpati apakah kalian selalu memantau gizi yang dibutuhkan anak saat masa pertumbuhan? pada postingan ini saya akan membahas mengenai apa saja yang dibuthkan untuk pertumbuhan anak. Masa pertumbuhan yang dimulai pada anak-anak hingga masa remaja merupakan periode krusial dalam membentuk anak berkualifikasi karatker. Menurut para ahli, pertumbuhan dan perkembangan, ada tiga kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar seorang anak tumbuh optimal pada saat yang paling menentukan.

Kebutuhan dasar yang pertama adalah pertumbuhan fisik yang baik, antara lain pemberian gizi seimbang. Dimulai dengan menyusui (ASI) Eksklusif selama 6 bulan pertama sejak anak lahir, diikuti dengan pemberian makanan pelengkap yang sesuai dengan masa pertumbuhan dan perkembangan.

Setelah kebutuhan dasar terpenuhi pertama pertumbuhan fisik, kebutuhan dasar berikutnya adalah cinta. Di rahim sampai usia 2-3 tahun, cinta orang tua akan sangat mempengaruhi terbentuknya karakter dan kepribadian anak.

"Nutrisi bahwa jika hanya bentuk perangkat keras komputer saja, isi atau perangkat lunak harus dibentuk dengan kasih sayang," kata dr Soedjatmiko, SpA (K), MSI, ahli pengembangan anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Fakultas Kedokteran). ) Di media menjelang Konferensi Family Gathering Frisian Flag yang cerdas di Kemayoran, Jumat (1/6/2012).

Akhirnya, kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dalam pertumbuhan anak adalah stimulasi. Kreativitas dan kecerdasan yang hebat hanya bisa didapatkan anak-anak dengan stimulasi masyarakat di lingkungan sekitar, sehingga orang tua berkeajiban membangun lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Khusus untuk kebutuhan stimulasi anak, Wakil Menteri Pendidikan, Prof. Dr. Ir Musliar Kasim, MS mengingatkan bahwa anak-anak juga tidak dipaksa belajar. Saat ini, sekolah dasar, meski sekolah populer dilarang keras untuk menuntut kemampuan membaca, menulis dan menghitung calon peserta didik.

"Jika anak-anak bisa membaca dan menulis dan menghitung sebelum masuk sekolah, maka tidak ada masalah., Tapi jangan dituntut untuk membangun keterampilan ini sebagai syarat untuk bisa bersekolah, tidak seharusnya. Stimulasi juga tidak boleh dipaksa. Demikian artikel yang dapat saya bagikan buat sahabat andi rezpati, seboga artikel ini bisa memberikan manfaat buat para pengunjung dan para pembaca situs ini.

Tampilkan Komentar