Berbakti Kepada Orang Tua (Birrul Walidain)

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   6/05/2017

Sahabat andi rezpati pada kesempatan kali ini saya membahas mengenai adab kepada orang tua. Orang tua adalah segalanya bagi anak,tanpa dirinya kita tidak mungkin ada didunia ini, maka jangan pernah membuatnya marah maupun kesal terhadap kita.

Adab terhadap orang tua dalam Islam biasa disebut dengan birrul walidain. Birrul Walidain adalah etika Islam yang menunjukan tindakan berbakti kepada kedua orang tua. Yang mana berbakti kepada orang tua ini hukumnya fardhu ain bagi setiap Muslim, meskipun seandainya kedua orang tuanya adalah non muslim. Setiap muslim wajib mentaati setiap perintah dari keduanya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan perintah Allah. Definisi Al-Walidain adalah kedua orang tua kandung.

Berbakti kepada orang tua dalam islam sudah di jelaskandalam Al-Qur'an, setelah memerintahkan manusia untuk bertauhid, Allah 'Azza wa Jalla memerintahkan untuk berbakti kepada orang tuanya. Seperti tersurat dalam surat al-Israa' ayat 23-24, dan Luqman : 15. Adapun ayat alquran tentang berbakti kepada orang tua yang berbunyi:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا (surat Al-Isra’ ayat 23-24)
“Dan Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan hanya kepadaNya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut disisimu maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya” [Al-Isra : 23]

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ (Luqman : 15)


“Dan jika keduanya memaksamu mempersekutukan sesuatu dengan Aku yang tidak ada pengetahuanmu tentang Aku maka janganlah kamu mengikuti keduanya dan pergaulilah keduanya di dunia dengan cara yang baik dan ikuti jalan orang-orang yang kembali kepada-Ku kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu maka Aku kabarkan kepadamu apa yang kamu kerjakan” [Luqman : 15]
“Ada seseorang pria tiba pada Nabi dan bertanya “Sesungguhnya aku  memiliki harta sedang orang tuaku membutuhkannya.” Nabi menjawab:  “Engkau & hartamu merupakan milik orang tuamu lantaran sesungguhnya anak-anakmu merupakan sebaik-baiknya usahamu. Karena itu, makanlah berdasarkan usaha anak-anakmu itu.” (H.R Abu Daud & Ibnu Majah)

Ada banyak cara buat berbakti pada orang tua, pada antaranya adalah seperti ini dia:
  1. Rela berkorban untuk orang tuanya.
  2. Merawat Mereka Saat Usia Semakin Rentan.
  3. Tidak Menyia-nyiakan Kerja Keras Orang Tua.
  4. Ringan Tangan Menjalankan Perintah Orang Tua.
  5. Lemah Lembut Dalam Bertutur Kata Kepada Orang Tua.
  6. Meminta kerelaan orang tua ketika akan berbuat sesuatu.
  7. Berbakti menggunakan melaksanakan nasihat & perintah yang baik menurut keduanya.
  8. Merawat menggunakan penuh keikhlasan dan kesabaran apalagi bila keduanya telah tua & pikun.
Merendahkan diri, afeksi, mengatakan halus & sopan, serta mendoakan keduanya.
Berbuat baik kepada orang tua, walaupun dia berbuat aniaya. Maksudnya anak tidak boleh menyinggung perasaan orang tuanya walaupun ia sudah menyakiti anaknya. Jangan sekali-kali seorang anak berbuat buruk atau membalas ketidakbaikan keduanya. Allah Swt. Nir meriḍainya sampai orang tua itu me-riḍai-nya.

Berbakti pada orang tua tidak hanya kita lakukan waktu orang tua masih hayati. Berbakti kepada orang tua jua bisa kita lakukan meski orang tua sudah mati. Dalam hadis dijelaskan bahwa: “Kami pernah berada dalam suatu majelis beserta Nabi, seorang bertanya kepada Rasulullah: wahai Rasulullah, apakah ada residu kebajikan yang dapat aku  perbuat setelah kedua orang tuaku tewas dunia?” Rasulullah bersabda: “Ya, terdapat empat hal: mendoakan dan memintakan ampun buat  keduanya, menempati/melaksanakan janji keduanya, memuliakan sahabat-sahabat kedua orang tua, dan bersilaturrahmi yang engkau  tiada mendapatkan afeksi kecuali lantaran kedua orang tua.”

Beberapa hal yg bisa kita lakukan buat berbakti kepada orang tua yang sudah mangkat  adalah seperti berikut
  1. Mendoakan keduanya
  2. Berziarah ke makam (kubur)
  3. Memohonkan ampunan untuk keduanya
  4. Menuntaskan nadzar, kafarat, wasiat, & janji yang belum terpenuhi.
  5. Merawat jenazah dengan cara memandikan, mengafankan, menyalatkan, & menguburkannya.
  6. Melaksanakan wasiat & merampungkan hak Adam yg ditinggalkannya (utang atau perjanjian menggunakan orang lain yang masih hayati). 
  7. Menyambung tali silaturahmi kepada kerabat & teman-sahabat dekatnya atau  memuliakan sahabat-eman kedua orang tua.
  8. Melanjutkan impian luhur yg dirintisnya atau menepati janji ke 2 mak   bapak.
  9. Mendoakan ayah mak   yang sudah tiada & memintakan ampun kepada Allah Swt. Berdasarkan segala dosa orang tua kita.
Demikian artikel mengenai cara berbakti kepada orang tua yang dapat saya publikasikan di situs andi rezpati, semoga artikel ini bisa menjadikan diri kita untuk selalu menghormati orang tua dalam kondisi apapun.

Tampilkan Komentar