Ayat Alquran dan Hadis Tentang Perilaku Jujur

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   6/01/2017
Selamat malam sahabat andi rezpati, pada postingan kali ini sya akan membahas mengenai Ayat Alquran Tentang Kejuujur. Dalil Alquran tentang kejujuran maupun Hadist banyak disebutkan dalam surah, ayat yang membicarakan mengenai kejujuran salah satunya pada surah at taubah ayat 119. Hadis tentang perilaku jujur, perilaku jujur adalah perilaku yang teramat mulia, namun di zaman modern seperti sekarang sulit kita temukan perilaku jujur. Lihatlah di negeri ini pengurusan birokrasi yang seringkali dipersulit dengan kedustaan sana-sini, yang ujung-ujungnya bisa mudah jika ada uang pelicin.

Ayat al quran dan hadis yang berhubungan dengan kejujuran, selain dalil ayat alquran tentang kejujuran, banyak juga hadis tentang berperilaku jujur & kebohongan yang disampaikan oleh Rasulullah SAW. Dimana dijelaskan bahwa bersikap jujur, adil dan menegakkan kebenaran akan membawa kita ke nirwana, kebalikannya berbohong dan menipu baik perkataan & perbuatan akan memasukkan kita ke neraka.

Salah satu ayat yang berhubungan dengan kejujuran lengkap dengan artinya, ayat Al-Qur'an surat At-Taubah ayat ke 119 Allah SWT berfirman "Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan maulah kamu bersama orang-orang yang benar". Dalam ayat lain yaitu surat Muhammad ayat 21, Allah SWT menjelaskan hal jujur sebagai berikut "jikalau mereka berlaku jujur pada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.

Sebelum menyimak ayat al quran dan hadis yang berhubungan dengan kejujuran. Apakah sobat tau apa arti jujur? Jujur jika diartikan secara baku adalah berkata suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran”.  Sobat Andi Rezpati banyak ayat tentang kejujuran, nah berikut ini adalah ayat dan hadis tentang kejujuran :
  • Ayat Al-Quran Tentang Perilaku Jujur
#Q.S. At-Taubah (9) : 119
 
Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.
#Q.S. Al Maidah (5) : 8
 
Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
#Al Ahzab (33): 70
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,
  • Hadis Tentang Perilaku Jujur
#Hadis Muslim
Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud ra., Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah kamu berlaku jujur karena kejujuran menuntunmu pada kebenaran, dan kebenaran menuntunmu ke surga. Dan sesantiasa seseorang berlaku jujur dan selalu jujur sehingga dia tercatat di sisi Allah Swt. sebagai orang yang jujur. Dan hindarilah olehmu berlaku dusta karena kedustaan menuntunmu pada kejahatan, dan kejahatan menuntunmu ke neraka. Dan seseorang senantiasa berlaku dusta dan selalu dusta sehingga dia tercatat di sisi Allah Swt. sebagai pendusta.” (H.R. Muslim)
 #Hadis Bukhari 

“Dari Abdullah ibn Mas’ud, dari Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya jujur itu membawa Kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga....” (HR. Bukhari)


  الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا - أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا - فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ  
لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
Artinya: “Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu.

 #Hadits Shohih Riwayat Tirmidzi 

الثَّاني : عَنْ أبي مُحَمَّدٍ الْحَسنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أبي طَالِبٍ ، رَضيَ اللَّهُ عَنْهما ، قَالَ حفِظْتُ مِنْ رسولِ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم دَعْ ما يَرِيبُكَ إِلَى مَا لا يَريبُكَ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمأنينَةٌ، وَالْكَذِبَ رِيبةٌ رواه التِرْمذي وقال : حديثٌ صحيحٌ .قَوْلُهُ
 يرِيبُكَ  هُوَ بفتحِ الياء وضَمِّها ، وَمَعْناهُ : اتْرُكْ ما تَشُكُّ في حِلِّه ، واعْدِلْ إِلى مَا لا تَشُكُّ فيه

Artinya: Kedua:  Dari Abu Muhammad Al Hasan Bin Ali  رضي الله عنه , Ia Berkata Aku menghafal hadits dari Nabi صلی الله عليه وسلم, Yaitu: “Tinggalkanlah olehmu apa saja yang kamu ragukan dan beralihlah kepada yang tidak kamu ragukan,Sesungguhnya Kejujuran itu ketenangan dan Kedustaan itu kebimbangan”(Hadits Shohih Riwayat Tirmidzi)


Inilah pentingnya berlaku jujur dalam segala hal, terkhusus lagi dalam hal muamalah atau berbisnis. Namun sikap jujur ini seakan-akan mulai punah. Padahal sudah sering kita dengar perilaku jujur dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat, dan ulama salafush sholeh lainnya. Mereka semua begitu semangat dalam memelihara akhlak yang mulia ini. Walaupun ujung-ujungnya, bisa jadi mereka merugi karena begitu terus terang dan terlalu jujur. Demikian pembahasan kali ini, semoga  dengan dipublikasikannya pembahsan mengenai Ayat Alquran dan Hadis Tentang Perilaku Jujur ini bisa menambah wawasan pengetahuan kita untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri pada Allah SWT.

Tampilkan Komentar