Waspada Ibu Hamil Jangan Konsumsi Ini...!!!

Oleh:   Ahmad Andi Andriansah Ahmad Andi Andriansah   |   2/25/2018

Sahabat andi rezpati, pada kesempatan kali ini saya membahas tentang makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat hamil. Kehamilan merupakan waktu yang sulit bagi wanita karena harus mengurangi aktivitas berat dan tidak boleh sembarangan makan sehat sehingga bayi di rahimnya. Apa saja pantangan ibu hamil? ibu hamil harus menghindari beberapa makanan yang tidak aman untuk kehamilan. Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel mengenai jenis makanan yang kurang baik dikonsumsi saat hamil.

Pertumbuhan bayi sangat bergantung pada apa yang dikonsumsi selama kehamilan. Jadi perlu hati-hati dan belajar membedakan antara jenis makanan yang baik untuk wanita hamil dan yang tidak. Dibawah ini adalah beberapa makanan yang dipantang ibu hamil.

Jenis makanan yang kuarang baik dikonsumsi selama kehamilan seperti berikut:

  • Daging yang dimasak sebagian
Daging, unggas dimasak steak atau setengah matang berisiko tinggi terkontaminasi bakteri, seperti coliform, toxoplasmosis dan salmonella. Selain itu, hati sapi tidak aman dikonsumsi selama kehamilan. Masak sampai dagingnya benar-benar matang sehingga bakteri dalam makanan mati untuk menjaga kesehatan janin Anda.
  • Produk susu yang tidak dipasteurisasi
Susu yang tidak dipasteurisasi dan semua produk susu lainnya yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi harus dihindari selama kehamilan. Ini karena produk tersebut mengandung sejenis bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Keju juga harus dihindari karena mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran.

  • Telur mentah dan setengah matang
Anda membutuhkan protein dari telur, tapi hindari makan telur rebus matang saat hamil. Telur mentah dan setengah matang mengandung bakteri yang bisa membahayakan tubuh. Selain itu, Anda juga harus menghindari saus mayones karena mengandung telur mentah. Bolehkah telur setengah matang untuk Ibu hamil? telur setengah matang untuk ibu hamil akan meningkatkan resiko keracunan makanan dan infeksi bakteri salmonela. Resiko ini tidak diterima langsung oleh janin tapi oleh ibu hamil. Tapi tetap saja dampaknya bisa terjadi pada janin termasuk resiko kematian dan keguguran.
  • Kafein
Konsumsi kafein selama kehamilan telah diperdebatkan apakah asupan kafein sedang baik untuk wanita hamil atau tidak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein dapat menyebabkan keguguran sementara yang lain mengatakan sebaliknya. Ibu hamil minum kopi sebaiknya memerhatikan jumlahnya setiap hari. Kopi dapat menyebabkan dampak buruk pada ibu hamil dan janin, jika diminum secara berlebihan. Sebenarnya bukan hanya asupan kopi saja yang perlu dibatasi oleh ibu hamil, namun juga makanan dan minuman lain yang mengandung kafein. Kafein juga bisa mengeluarkan cairan dan kalsium dari tubuh, agar aman, pilihlah konsumsi jus segar dan pembersih air mineral daripada minum minuman berkafein.

  • Alkohol
Anda harus menghindari alkohol sepenuhnya selama kehamilan. Alkohol sangat berbahaya bagi kondisi kesehtan janin dan bisa menyebabkan keguguran. Menentukan jumlah konsumsi alkohol yang aman bagi ibu hamil terbilang cukup sulit. Hal ini karena tiap wanita memiliki kadar resistensi terhadap minuman mengandung alkohol yang berbeda-beda. Beberapa ibu hamil memiliki enzim pemecah alkohol yang lebih rendah dari batas normal, sehingga alkohol berada di aliran darah dan membahayakan kondisi janin.
  • Ikan tertentu karena kandungan merkuri yang tinggi
Hindari konsumsi ikan seperti makarel, king mackerel, hiu, dan jenis ikan lainnya yang mengandung merkuri tinggi. Merkuri pada ikan bisa menyebabkan kerusakan otak.
  • Sayuran yang tidak dicuci
Sayuran sangat penting untuk perkembangan janin di perut Anda, tapi makan sayuran yang tidak dicuci terlebih dahulu atau makan sayuran mentah karena sayuran sangat berbahaya bagi kehamilan. - 7 Jenis Makanan yang Dikonsumsi Selama Kehamilan Tidak Baik. Sahabat andi rezpati itu tadi adalah beberapa makanan yang kuarang baik jika dikonsumsi saat hamil.

Tampilkan Komentar